Analisis Pengaruh Beban Berlebih Kendaraan Terhadap Umur Layan Jalan pada Perkerasan Lentur (Studi Kasus : Ruas Jalan Diponegoro KM 19+645 – 22+425 Ruas Ungaran-salatiga)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Jalan dapat menahan beban semestinya agar umur rencana dapat tercapai. Beban berlebih merupakan masalah krusial yang menyebabkan percepatan kerusakan jalan, sehingga tidak tercapainya umur rencana yang telah ditetapkan. Dalam penelitian ini dilakukan evaluasi pengaruh umur rencana perkerasan jalan akibat beban berlebih dengan metode AASHTO 1993. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh beban berlebih terhadap umur layan perkerasan lentur pada jalan Diponegoro Ungaran. Data yang digunakan pada penelitian berupa data sekunder yaitu data Kendaraan berat dari jembatan timbang Klepu, kabupaten Ungaran, data LHR pada jalan Diponegoro dan data perkerasan lentur jalan Diponegoro semarang dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah-Diy. Analisis penelitian dilakukan dengan menghitung nilai structural number perkerasan, nilai CESAL dalam kondisi normal maupun overload menggunakan metode AASHTO 1993, dan membandingkan nilai remaining life normal dan overload. Dari hasil perhitungan menggunakan metode AASHTO 1993 dengan pertumbuhan lalu lintas aktual berbeda-beda setiap golongan dan tingkat pelanggaran kendaraan berat pada jembatan timbang Klepu sebesar 44% diketahui bahwa terjadi penurunan umur layan sebesar 1,8 tahun dari umur rencana 10 tahun dan umur rencana akibat beban berlebih kendaraan berat. Adapun hasil perhitungan didapatkan nilai estimasi CESAL sebesar 17.244.461,29 ESAL dan CESAL overload sebesar 24.914.626,58 ESAL, yang mengkibatkan penurunan umur perkerasan lentur pada jalan Diponegoro. Dengan diketahui nilai strucutural number aktual sebesar 4,96 maka dapat diketahui juga bahwa nilai Structural Number (SN) yang dibutuhkan agar jalan tetap dapat mempertahankan umur rencana 10 tahun dalam kondisi Overload adalah 6,27 dihitung dari nilai CESAL Overload.