Aplikasi Kompos Bsf (Black Soldier Fly) dan Drip Irrigation Terhadap Pertumbuhan Tanaman Bawang Merah (Allium Ascalonicum) Pada Tanah Karst
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Persebaran wilayah karst di Indonesia diperkirakan mencapai mencapai ±
140.000 km2
yang mana 15% dari seluruh wilayah tersebut dilindungi dan salah
satunya berada di Perbukitan Karst Plencing, Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa
Yogyakarta. Permasalahan yang biasanya terjadi pada lahan karst yakni Karst
Rocky Desertification atau bisa disebut dengan penggurunan batuan karst. Selain
itu tanah karst dikenal dengan tanah yang tidak memiliki sumber daya air yang
cukup. Adapun upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan restorasi lahan
dengan cara penanaman menggunakan Tanaman Bawang Merah. Selain itu untuk
meningkatkan nutrisi dalam tanah perlu ditambahkan komposisi pembenah tanah
organik yakni Kompos BSF (Black Soldier Fly). Penggunaan metode Drip
Irrigation merupakan salah satu metode terpilih yang efektif diaplikasikan pada
tanah karst yang memiliki keterbatasan air. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk
mengetahui efektifitas penggunaan Kompos BSF (Black Soldier Fly) pada
pertumbuhan tanaman bawang merah dan Drip Irrigation sebagai metode
penyiraman dalam upaya menjaga konservasi air di tanah karst dalam skala Green
House. Pembanding yang dilakukan dalam tanaman ini yakni terbagi menjadi dua
jenis yaitu tanaman kontrol (tanpa perlakuan) dan tanaman dengan perlakuan
kompos. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa aplikasi Kompos BSF dan
Drip Irrigation dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman bawang merah dengan
baik serta upaya pengelolaan air di tanah karst.