<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Perbandingan Rencana Biaya Pelaksanaan Antara Pelat Konvensional Dengan Pelat Bondek (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Gedung Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia)

dc.Identifier.NIM13511152
dc.contributor.advisorAdityawan Sigit
dc.contributor.authorRagil Wahyu Ramadhan
dc.date.accessioned2021-04-26T07:49:09Z
dc.date.available2021-04-26T07:49:09Z
dc.date.issued2020
dc.description.abstractUntuk sebuah gedung perkuliahan umumnya pada pekerjaan pelat lantai masih menggunakan metode pelat konvensional dimana pada metode pekerjaan tersebut memiliki tahapan pekerjaan yang banyak dan juga memakan waktu pengerjaan yang lama. Dari kondisi tersebut terdapat cara yang dapat dicoba yaitu dengan menggunakan metode pelat bondek. Pelat bondek adalah sebuah material bangunan yang terbuat dari bahan galvalum dan memiliki beberapa keunggulan, yaitu sebagai bahan pengganti bekisting pada proses pengecoran dan juga sebagai pengganti tulangan positif pada saat penulangan. Akan tetapi harga bondek dipasaran lebih mahal jika dibandingkan dengan harga tulangan maupun bekisting pada metode konvensional. Hal tersebutlah yang melatarbelakangi adanya penelitian ini. Adanya penelitian ini bertujuan untuk menghitung RAP pada lantai konvensional dan juga pelat lantai bondek, dimana nantinya dapat diketahui perbandingan biaya diantara keduanya. Langkah-langkah pekerjaannya ialah diawali dengan pengumpulan data, survei harga bondek dipasaran, melakukan analisis kekuatan struktur pada material bondek, dan terakhir melakukan perhitungan RAP dengan mengacu Permen PU No 28/PRT/M/2016. Pada analisa struktur pelat konvensional menggunakan acuan SNI 2013 dan SKBI 1983, sedangkan untuk struktur pelat bondek menggunakan acuan Steel Deck Institute 2011. Adapun hasil dari perhitungan RAP dari pekerjaan pelat lantai konvensional pada Proyek Pembangunan Gedung Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indonesia adalah Rp 4.601.845.000. Sedangkan biaya pelaksanaan pelat lantai menggunakan pelat lantai bondek sebesar Rp 3.605.755.500. Dari perbandingan biaya antara pelat lantai konvensional dengan pelat lantai bondek menunjukkan bahwa pelat lantai bondek lebih murah dengan selisih sebesar Rp 996.089.500 atau sebesar 8,87 %.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/28339
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPelat Lantai Konvensionalen_US
dc.subjectPelat Lantai Bondeken_US
dc.subjectPerbandingan Biayaen_US
dc.titleAnalisis Perbandingan Rencana Biaya Pelaksanaan Antara Pelat Konvensional Dengan Pelat Bondek (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Gedung Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia)en_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
13511152 Ragil Wahyu Ramadhan.pdf
Size:
5.79 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: