Ketersediaan Sumber Daya Pendukung Skrining Hipertensi Oleh Kader Posyandu Lansia Di Wilayah Puskesmas Dlingo II
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Hipertensi merupakan “silent killer” yang banyak diderita masyarakat Indonesia. Untuk melakukan diagnosis dini diperlukan kegiatan skrining di masyarakat melalui Posyandu Lansia. Namun data mengenai ketersediaan sumber daya Posyandu lansia di Indonesia masih sangat minim. Meskipun kegiatan skrining telah banyak dilakukan di Posyandu lansia, bagaimana ketersediaan sumber dayanya belum banyak dilaporkan Tujuan penelitian: Mengetahui ketersediaan sumber daya pendukung skrining hipertensi oleh kader posyandu lansia di wilayah Puskesmas Dlingo II Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental jenis deskriptif, dengan pendekatan cross sectional. Data didapatkan dari kader yang mewakili setiap Posyandu Lansia yang datang pada pertemuan kader. Analisis data dilakukan untuk melihat persentase sumber daya dan kecukupannya untuk memenuhi kebutuhan skrining hipertensi. Hasil: Dari 34 Posyandu lansia di wilayah Puskesmas Dlingo II terdapat 2156 kader dan 239 orang kader dapat melakukan pemeriksaan tekanan darah. Jumlah total tensimeter dalam keadaan baik dari 34 Posyandu lansia sebanyak 51 buah. Kader sudah mendapat pelatihan pengukuran tekanan darah sebanyak 3 kali dan memiliki pengetahuan baik terhadap hipertensi. Anggaran dana Posyandu lansia didapatkan setiap bulan dari Anggaran Dana Desa (ADD) dengan jumlah menyesuaikan peserta yang datang dan ditambah iuran rutin anggota. Kesimpulan: Jumlah kader yang mampu memeriksa tekanan darah masih kurang, dan tensimeter yang tersedia perlu dikalibrasi. Meski demikian, kegiatan Posyandu lansia dapat berjalan lancar secara rutin setiap bulannya.