Analisis Waste pada Sistem Produksi Bagian Action GP untuk meningkatkan Produktivitas dengan Pendekatan Lean Manufacturing (Studi Kasus Departemen Assy GP, PT. Yamaha Indonesia)
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Di era Industri 4.0, persaingan di sektor manufaktur memaksa bisnis untuk terus berbenah guna
meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Lean Manufacturing, yang menekankan
penghapusan pemborosan dari proses produksi, merupakan salah satu taktik yang digunakan
untuk mencapai hal ini. Divisi Action GP dari Departemen Perakitan Grand Piano PT. Yamaha
Indonesia, yang diketahui memiliki tingkat produktivitas di bawah target perusahaan, menjadi
lokasi penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai jenis pemborosan
yang muncul, mengkaji penyebabnya, dan menawarkan saran perbaikan untuk meningkatkan
output. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi Value Stream Mapping (VSM)
untuk menentukan proses produksi, Waste Assessment Model (WAM) untuk mengidentifikasi
dan mengkuantifikasi pemborosan berdasarkan hubungan antara pemborosan dengan hasil
Waste Assessment Questionnaire (WAQ), dan Value Stream Analysis Tools (VALSAT) untuk
menentukan alat analisis yang tepat untuk pemborosan. Diagram tulang ikan digunakan untuk
menganalisis masalah, dan pendekatan Kaizen digunakan untuk menentukan solusi terbaik.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa tiga jenis pemborosan yang paling umum adalah
persediaan, cacat, dan gerakan. Beberapa rekomendasi dibuat, termasuk meningkatkan tata
letak, meningkatkan sistem poka yoke, dan menyediakan alat kerja yang ergonomis. Diharapkan
bahwa solusi ini akan meningkatkan produktivitas setidaknya 15% dari keadaan awal.