<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Hubungan Waktu Kedatangan di Rumah Sakit dengan Luaran Terapi Jangka Pendek Pasien Stroke Iskemik di Rumah Sakit Royal Prima Medan

dc.Identifier.NIM24924025
dc.contributor.authorSurya, Mellisa Yohana
dc.date.accessioned2026-05-23T02:01:14Z
dc.date.available2026-05-23T02:01:14Z
dc.date.issued2026
dc.description.abstractLatar belakang : Stroke merupakan penyakit kedua penyebab kematian dan disabilitas di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Penanganan yang cepat dan akurat di rumah sakit merupakan kunci utama penanganan stroke, khususnya empat hingga enam jam pertama sejak terjadinya gejala. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil waktu kedatanganpasien stroke iskemik di rumah sakit dan faktor-faktor yang memengaruhinya, serta mengetahui hubungan antara waktu kedatangan pasien di rumah sakit dengan luaran terapi jangka pendek. Metode: Penelitian ini dilakukan secara retrospektif observasional dengan menganalisis hubungan antara waktu kedatangan dan luaran terapi jangka pendek pasien stroke iskemik di Rumah Sakit Royal Prima (RSRP) Medan. Data rekam medis pasien stroke iskemik dianalisis untuk melihat pengaruh beberapa faktor terhadap waktu kedatangan dan profil terapi pengobatan pada pasien RSRP. Hasil: Dari total 583 pasien stroke iskemik dalam penelitian ini, hanya 15 pasien yang datang di RSRP dalam rentang golden period, dan sebagian besar (76,67%) datang lebih dari 24 jam setelah mengalami gejala stroke pertama. Variabel yang memiliki hubungan signifikan dengan waktu kedatangan pasien di RSRP adalah kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) (p-value =0.008). Obat yang paling banyak diresepkan adalah atorvastatin, cilostazol dan candesartan. Mayoritas pasien dirawat selama kurang dari 7 hari dan keluar dari rumah sakit dengan kategori skor modified Rankin scale (mRs) buruk (3- 5). Hasil analisis statistik chi-square menunjukkan tidak ada hubungan antara waktu kedatangan di rumah sakit dengan lama perawatan (p-value = 0,5843) dan skor mRs saat keluar rumah sakit (p-value = 0,1683). Kesimpulan : Kepesertaan JKN berperan sebagai faktor penentu durasi pre-hospital delay, namun keterlambatan kedatangan tersebut tidak memengaruhi hasil akhir pengobatan, mengindikasikan perlunya edukasi publik mengenai golden period stroke tanpa mengabaikan kualitas penanganan medis.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/62859
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectStrokeen_US
dc.subjectStroke Iskemiken_US
dc.subjectPre-hospital Delayen_US
dc.subjectPengobatan Strokeen_US
dc.titleAnalisis Hubungan Waktu Kedatangan di Rumah Sakit dengan Luaran Terapi Jangka Pendek Pasien Stroke Iskemik di Rumah Sakit Royal Prima Medanen_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
24924025.pdf
Size:
3.48 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: