<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Perlindungan Hukum Terhadap Korban Tindak Pidana Kekerasan dalam Berpacaran (Dating Violence) di Daerah Istimewa Yogyakarta

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kekerasan dalam berpacaran (dating violence) di Daerah Istimewa Yogyakarta yang telah melampaui angka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), namun sering kali tersebunyi sebagai hidden crime akibat ketimpangan relasi kuasa, karakter psikologis dewasa muda yang labil, serta tekanan budaya patriarki. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1. Bagaimana alasan korban bertahan dan dampak yang dialaminya dalam tindak pidana kekerasan dalam hubungan berpacaran (dating violence) dari perspektif viktimologi di Daerah Istimewa Yogyakarta; 2. Bagaimana perlindungan hukum terhadap korban kekerasan dalam berpacaran (dating violence) di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum yuridis sosiologis dengan metode pendekatan viktimologis dan pendekatan sosiologis yang diperoleh dari wawancara, studi pustaka, dan studi dokumen. Sumber data penelitian ini menggunakan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dengan subjek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tindak pidana kekerasan dalam berpacaran (dating violence) di Daerah Istimewa Yogyakarta meliputi fisik, psikis, seksual, ekonomi, hingga siber yang berdampak pada trauma psikologis sistematis. Perlindungan hukum saat ini masih terhambat oleh kendala pembuktian dan normalisasi jalur damai melalui restorative justice yang berpotensi mengabaikan hak substantif korban.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By