<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Metode Orang Tua dalam Menanamkan Nilai - Nilai Agama Islam pada Anak Usia Sekolah dasar di Rt 28 Perumahan Bsd Tahap Iv Bontang Kalimantan Timur

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai agama Islam pada anak sejak dini. Oleh karena itu, perlunya peran orang tua dalam pendidikan agama anak. RT 28 Perumahan BSD Bontang merupakan salah satu rukun tetangga yang warganya harmonis, interaktif, agamis dan antusias dalam mendidik anak perihal keagamaan. Hal ini menjadi penting untuk diteliti karena orang tua di RT 28 Perumahan BSD sudah menanamkan nilai-nilai agama Islam kepada anak-anak sejak dini. Tujuan penelitian ini untuk menguraikan metode yang digunakan orang tua dalam menanamkan nilai-nilai agama Islam pada anak usia sekolah dasar dan mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat orang tua dalam menanamkan nilai-nilai agama Islam pada anak usia sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak usia sekolah dasar di RT 28 Perumahan BSD Bontang. Teknik penentuan informan penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sedangkan teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu model interaktif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Metode yang digunakan orang tua dalam menanamakan nilai-nilai agama Islam pada anak usia sekolah dasar adalah metode ceramah, demonstrasi, kisah, keteladanan, kebiasaan, nasihat, pengawasan/perhatian, dan hukuman. Nilai-nilai yang ditanamkan yaitu nilai aqidah, ibadah, dan akhlak. 2) Faktor pendukung orang tua dalam menanamkan nilai-nilai agama islam pada anak usia sekolah dasar adalah dukungan keluarga (bapak/ibu), sekolah, dan lingkungan sekitar. Adapun faktor penghambatnya yaitu dari segi anaknya yang menunda waktu sholat, susah bangun shubuh, dan mengantuk saat mengaji Al-Qur’an setelah shubuh.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By