Analisis Logam Berat Pb,Cd,Fe dan Cr Pada Air dalam Alat Integrasi Akuaponik dengan Reaktor Maggot Black Soldier Fly
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Sampah organik merupakan salah satu komponen utama dari total limbah yang dihasilkan dari aktivitas yang dilakukan sehari-hari. Peningkatan produksi juga didorong oleh perilaku konsumsi yang semakin tinggi. Sampah organik merupakan salah satu sumber kontaminan yang dapat menjadi sumber pencemar lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat pada air akuaponik menggunakan reaktor maggot BSF. Dengan metode analisis kandungan logam berat menggunakan Atomic Absorption Spectrofotometry (AAS). Berdasarkan pada analisis yang telah dilakukan dengan menggunakan pembacaan AAS bahwa air akuaponik terdapat kandungan logam Pb, Cd, Fe dan Cr dengan konsentrasi yang berbeda. Konsentrasi tertinggi untuk Pb yaitu pada reaktor 2 dengan konsentrasi 0,55 mg/L. Sedangkan, nilai terendah didapat pada reaktor 3 dengan konsentrasi ND. Untuk konsentrasi Cd yang tertinggi terdapat pada reaktor 2 dengan nilai 0,036 mg/L. Sedangkan, konsentrasi terendah berasal dari reaktor 3 dengan nilai konsentrasi 0,024 mg/L. Untuk konsentrasi Fe pada semua reaktor tidak terdeteksi (ND) hasil didapatkan pada awal dan juga akhir. Untuk konsentrasi kromium yang tertinggi pada reaktor 1 dengan nilai 0,033 mg/L. Sedangkan, konsentrasi terendah berasal dari reaktor 3 dengan nilai konsentrasi 0,17 mg/L. Berdasarkan dari hasil yang didapat bahwa kandungan logam yang terdapat pada air akuaponik nilainya apabila digunakan untuk budidaya ikan belum memenuhi baku mutu PP no. 21 tahun 2021 dikarenakan logam berat pada air akuaponik masih melebihi baku mutu untuk logam Cd.