<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengaruh Paparan Sub Kronik Ekstrak Metanol Daging Buah Mahkota Dewa (Phaleria Macrocarpa) Secara Oral Terhadap Gambaran Histopatologis Tubulus Ginjal Mencit

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

UII

DOI

Abstract

Mahkota dewa merupakan salah satu tanaman herbal yang terbukti mampu mengatasi berbagai masalah kesehatan. Walaupun manfaat farmakologi mahkota dewa banyak diteliti, masih sedikit data yang melaporkan potensi toksisitasnya. Tujuan : Mengetahui pengaruh paparan subkronik ekstrak metanol daging buah mahkota dewa secara oral terhadap gambaran histopatologi tubulus ginjal mencit. Metode : Penelitian ini dilakukan dengan metode ekperimental murni dengan cara post-test only controlled group. Pengamatan dilakukan pada 20 preparat dengan pewarnaan Hematoksilin-eosin (HE). Subjek penelitian adalah mencit (Mus musculus) Balb/C. Sampel penelitian ini diibagi menjadi 4 kelompok. Kelompok I adalah kelompok kontrol sedangkan kelompok II (dosis 17,5 mg/kgBB), kelompok III (35 mg/kgBB), dan kelompok IV (70 mg/kgBB) adalah kelompok perlakuan. Analisis data meliputi uji normalitas jumlah sel tubulus. Penilaian beda jumlah sel nekrosis antar kelompok dilakukan dengan uji one-way ANOVA kemudian dilanjutkan uji Post Hoc LSD test. Hasil : Hasil one-way ANOVA diperoleh perbedaan bermakna jumlah sel nekrosis antar beberapa kelompok. Pada uji Post Hoc LSD test didapatkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol (I) dengan kelompok II dan antara kelompok II dengan kelompok IV. Kesimpulan : Jumlah sel tubulus ginjal yang mengalami nekrosis dijumpai pada semua kelompok penelitian bahkan juga pada kelompok kontrol. Peneliti menyimpulkan bahwa pemberian ekstrak buah mahkota dewa tidak menimbulkan efek toksik karena tingginya kejadian nekrosis juga ditemukan pada kelompok kontrol.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By