Pengaruh Kemampuan Membayar Jangka Pendek, PER dan Size Perusahaan terhadap Resiko Sistematik Saham
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Resiko merupakan faktor penting dalam keputusan investasi. Return dan resiko mempunyai hubungan yang positif. Semakin besar return yang mungkin akan diterima maka investor akan sernakin tertarik untuk membeli saham tersebut. Resiko sistematik merupakan resiko yang ditimbulkan oleh pengaruh ekonomi makro dan tidak bisa dihilangkan dengan diversifikasi. Beta merupakan alat pengukur resiko sistematik dari suatu sekuritas terhadap resiko pasar. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi resiko sistematik saham perusahaan non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta antara tahun 2001 sampai dengan tahun 2002. Pengujian terhadap 55 perusahaan dari tahun 2001 sampai dengan tahun 2002 dilakukan dengan menggunakan metode analisis data regresi berganda. Dependent variable dalam penelitian ini adalah resiko sistematik saham (β saham). Sedangkan independent variable nya adalah size, current ratio, quick ratio, inventory turn over dan price earning ratio. Dari hasil analisis data tersebut dapat diketahui bahwa size perusahaan secara signifikan berpengaruh terhadap resiko sistematik saham. Curren/ ratio dan Quick ratio pada tahun 2001 mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap resiko sistematik saham. Akan tetapi pada tahun 2002 ternyata kedua variable tersebut tidak berpengaruh terbadap resiko sistematik saham. Sedangkan dua variable yang lain yaitu Inventory Turn Over dan Price Earning Ratio tidak berhubungan secara signifikan terhadap resiko sistematik saham. Kata Kunci : resiko sistematik, size, current ratiot quick ratio, inventory turn over dan price earning ratio