Analisis Resepsi Fotografer Terhadap Karya Fotografi Ekspresi Govinda Rumi
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk melihat dan menganalisis resepsi pengikut akun
Instagram Govinda Rumi terhadap karya fotografi ekspresi yang diunggah oleh Govinda
Rumi, seorang fotografer asal Bali. Fotografi ekspresi dapat dikatakan sebuah wadah
komunikasi visual yang mampu menyampaikan perasaan emosi dan pesan tertentu seorang
fotografer melalui elemen visual seperti komposisi, pencahayaan, dan sudut pengambilan
gambar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif. Data yang
didapatkan melalui wawancara yang dilakukan dengan empat informan yang merupakan
pengikut akun Instagram Govinda Rumi dan cukup aktif dalam dunia fotografi.
Hasil penelitian yang didapati jika karya dari Govinda Rumi diterima secara positif
oleh pengikutnya. Karya fotografi ekspresi yang dihasilkan dinilai dapat menyampaikan
pesan yang mendalam serta memunculkan emosi secara efektif, dan juga membuat para
pengikutnya untuk membuat karya yang terinspirasi yang menjadikan karya Govinda sebagai
refrensi fotografi. Para informan juga mengamati tentang teknik komposisi dan pencahayaan
sebagai elemen utama yang membuat karya Govinda memiliki ciri khas yang berbeda dari
fotografer lain. Selain itu, interaksi yang dilakukan Govinda melalui Instagram, seperti
berbagi tips dan berkomunikasi langsung dengan pengikutnya, juga mempengaruhi persepsi
positif terhadap karyanya.
Berdasarkan teori Encoding-Decoding oleh Stuart Hall, Govinda Rumi sebagai
produsen konten melakukan proses encoding untuk mengkomunikasikan pesan melalui karya
visualnya. Sementara itu, pengikutnya melakukan decoding yang beragam hal ini bergantung
kepada pengalaman dan konteks sosial masing-masing. Penelitian ini juga menemukan
bahwa karya Govinda Rumi tidak hanya diapresiasi dari sisi seni, tetapi juga memberikan
inspirasi bagi pengikutnya untuk mengembangkan kemampuan fotografi mereka.
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada kajian fotografi ekspresi serta
memperkaya penelitian mengenai resepsi khalayak terhadap seni visual di era media sosial.