Dampak Perkawinan Anak Dibawah Umur Terhadap Kemampuan Melaksanakan Hak dan Kewajiban dalam Rumah Tangga di Desa Sumberejo Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang Tahun 2019-2023
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Tingginya angka pernikahan dini menunjukkan bahwa pemberdayaan terletak pada regulasi Tekanan pemerintah masih rendah. Fenomena pernikahan dini sering terjadi di Indonesia baik di daerah pedesaan maupun perkotaan. Di Desa Sumberejo Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang ini setiap tahunnya sering terjadi pernikahan di bawah umur sekitar 3-5 pasangan menurut sumber yang peneliti dapatkanJenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian lapangan (Field Research). Penelitian lapangan yaitu metode penelitian dengan mengumpulkan data-data kualitatif dengan turun secara langsung untuk mengamati suatu fenomena secara langsung ke lapangan yaitu di Desa Sumberejo Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang untuk melakukan pegamatan suatu fenomena dalam keadaaan alamiah. Pernikahan anak di bawah umur mempengaruhi secara signifikan kemampuan pasangan dalam menjalankan hak dan kewajiban dalam rumah tangga. Berdasarkan wawancara dengan lima informan di Desa Sumberejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, beberapa dampak utama terhadap hak dan kewajiban dalam rumah tangga dapat dianalisis.Dari penelitian ini menyoroti pentingnya edukasi seks dan reproduksi, peningkatan akses layanan kesehatan, serta dukungan finansial dan pendidikan bagi pasangan yang menikah di usia dini. Kebijakan dan program yang mendukung pasangan muda dalam mengatasi tantangan ekonomi, kesehatan, dan pendidikan sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka dan mencegah dampak negatif jangka panjang dari pernikahan anak di bawah umur.