Hubungan antara Kecerdasan Interpersonal dengan Perilaku Prososial pada Anak
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kecerdasan interpersonal dengan perilaku prososial pada anak. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan positif antara kecerdasan interpersonal dengan perilaku prososial. Semakin tinggi kecerdasan interpersonal anak maka semakin tinggi perilaku prososial yang ditampilkan dan sebaliknya.Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 156 siswa adalah kelas IV, V, dan VI SDIT Hidayatullah Yogyakarta di mana prosentase 58,3% laki-laki yang berusia antara 10-12 tahun.Pengumpulan data menggunakan dua jenis skala, yaitu skala kecerdasan interpersonal dan skala perilaku prososial. Skala kecerdasan interpersonal disusun peneliti dengan memodifikasi skala kecerdasan interpersonal menurut Anderson (Safaria, 2005), yang mencakup aspek-aspek social sensitivity, social insight, social communication yang terdiri dari 18 aitem. Skala perilaku prososial merupakan modifikasi dari Carlo dan Randall (2002), yang meliputi enam aspek yaitu altruistic prosocial behaviour, compliant prosocial behaviour, emotional prosocial behaviour, public prosocial behaviour, anonnymous dan dire prosocial behaviour yang terdiri dari 33 aitem.Metode analisis data menggunakan Product Moment dari Pearson. Hasil menunjukkan ada hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan interpersonal dengan perilaku prososial pada anak ($r = 0,72$, $p = 0,00$, $p < 0,05$). Hal ini menunjukkan semakin tinggi kecerdasan interpersonal anak maka semakin tinggi perilaku prososial pada anak. Kecerdasan interpersonal memiliki sumbangan efektif terhadap perilaku prososial sebesar 52,2%.