Strategi Komunikasi Komisi Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta (KPU DIY) dalam meningkatkan Pemilih Pemula Gen Z Pada Pemilu 2024
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Tatkala zaman demokrasi semakin progresif maka minat pemilih Generasi Z (Gen Z), menjadi salah satu fokus penting pada keberlangsungan dalam meningkatkan partisipasi politik di Indonesia dan terkhusus di Yogyakarta. Generasi Z yang dikenal sebagai digital natives, memiliki karakteristik dan preferensi unik yang mempengaruhi keputusanya dalam memilih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi Komisi Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta (KPU DIY) dalam meningkatkan pemilih pemula Gen Z di Pemilu 2024. Berlandaskan data infografis dirilis KPU DIY 24 September 2024 mengenai rekapitulasi pemilih, berdasarkan generasi. Jika Generasi Z mencapai 567.898 di Yogyakarta lalu presentase 19,73% adalah angka cukup tinggi. Ditambah maraknya golput ada 24.958 pemilih pemula, lalu hanya sebanyak 5.989 yang gunakan hak suara, sementara 18.969 tidak memilih. Hal ini menjadi ketertarikan meneliti di KPU DIY. Metodenya deskriptif kualitatif dengan skema studi kasus Strategi Komunikasi di KPU DIY dengan waktu pengambilan data dari Juni – November serta teknik pengambilan data dengan wawancara mendalam pada narasumber yakni Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Parmas & SDM selaku Komisioner KPU. Serta penduduk Daerah Istimewa Yogyakarta yang berusia 17-20 tahun yang belum pernah memilih secara acak di Pemilu. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan strategi komunikasinya telah terintegrasi dan partisipatif untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula melalui seminar, workshop, dan pemanfaatan media sosial. Kegiatanya KPU Goes to School, Goes to Campus, Goes to Café, Goes to Pesantren & aktivitas nonton film KPU. Secara keseluruhan strategi komunikasi yang efisien dan adaptif serta vital dalam meningkatkan partisipasi pemilih pemula Generasi Z di pemilu 2024.