Validitas Konvergen Sub-skala Depression dan Suicidal Ideation Pada DSM-5 Level 1 Cross-cutting Symptom Measure (CCSM)
| dc.Identifier.NIM | 22915043 | |
| dc.contributor.author | Kamila, Adinda Tasya | |
| dc.date.accessioned | 2024-08-15T06:02:50Z | |
| dc.date.available | 2024-08-15T06:02:50Z | |
| dc.date.issued | 2024 | |
| dc.description.abstract | Pemeriksaan kesehatan mental merupakan salah satu komponen penting dalam mendukung layanan kesehatan mental, agar dapat memastikan perawatan yang tepat guna, tepat sasaran, dan efektif bagi pasien yang membutuhkan penanganan. Namun alat skrining kesehatan mental yang ada di Indonesia masih belum mumpuni melakukan skrining kesehatan mental secara komprehensif karena tidak adanya alat skrining yang mampu mencakup banyak hal yang dapat diukur. Salah satu alat ukur yang dapat digunakan untuk mengukur masalah kesehatan mental secara keseluruhan adalah skala DSM-5 Level 1 Cross-Cutting Symptom Measure (CCSM). Meskipun skala ini telah menunjukkan validitas di beberapa negara, namun belum ada penelitian yang memvalidasinya dalam konteks masyarakat Indonesia. Penelitian ini hadir bertujuan untuk menguji validitas konvergen skala DSM-5 Level 1 CCSM, agar dapat menjadi alat ukur yang kredibel untuk digunakan, yang mana secara khusus mengeksplorasi validasi konvergen dari sub-skala depresi dan ide bunuh diri dengan konstruk yang sama. Data dari 417 responden telah dilakukan analisis dengan uji korelasi sub-skala depression CCSM dan PHQ-9 untuk memberikan informasi konvergensi pada tataran skor dan didapati korelasi kuat (r=0.770) dan menunjukkan hasil berada pada suatu konstruk yang sama berdasarkan uji CFA (RMSEA=0.078; CFI=0.957; SRMR=0.032; AVE=0.559). Hasil skrining pada sub-skala depression CCSM juga menunjukkan konvergensi dengan skala PHQ-9 yang mengidentifikasi responden suspected cenderung memiliki level keparahan yang semakin tinggi dibanding responden yang unsuspected (τ=0.584). Adapun nilai korelasi antara sub-skala suicidal ideation CCSM dengan CSSRS-6 menunjukkan korelasi moderat (r=0.584) dan menunjukkan konvergensi dalam tataran konstruk (RMSEA=0.00; CFI=1.00; SRMR=0.00; AVE=0.586). Hasil skrining pada sub-skala suicidal ideation CCSM juga menunjukkan konvergensi dengan CSSRS-6 (τ=0.584). Didapati hasil terkait bukti konvergensi validitas skala DSM-5 Level 1 CCSM, baik dalam tataran skor, konstruk, dan skrining. Artinya secara keseluruhan, sub-skala depression dan suicidal ideation CCSM dapat dipergunakan untuk kebutuhan alat skrining kesehatan mental di masa depan. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan gold standard dengan pertimbangan diagnosis dari psikolog untuk memberikan informasi validitas secara lebih komprehensif. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/51242 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Depresi | en_US |
| dc.subject | DSM-5 Level 1 Cross-Cutting Symptom Measure (CCSM) | en_US |
| dc.subject | Ide Bunuh Diri | en_US |
| dc.subject | Validitas Konvergen | en_US |
| dc.title | Validitas Konvergen Sub-skala Depression dan Suicidal Ideation Pada DSM-5 Level 1 Cross-cutting Symptom Measure (CCSM) | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |