<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Konten Materi Dan Nilai-nilai Pembelajaran Sejarah Peradaban Islam Dalam Film 99 Cahaya Di Langit Eropa

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Mempelajari Sejarah Peradaban Islam dinilai sebagian orang sangat membosankan. Penilaian tersebut didasari dengan sumber belajar yang umumnya ditemui dengan metode baca untuk mengetahui sebuah sejarah. Metode belajar dengan audio visual melalui media film dirasa lebih baik dari pada hanya membaca. Film 99 Cahaya di Langit Eropa hadir menjadi solusi yang variatif untuk mempelajari Sejarah Peradaban Islam. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah pertama untuk mengetahui bagaimana kandungan materi sejarah peradaban Islam dalam film 99 Cahaya di Langit Eropa, dan kedua untuk mengetahui bagaimana nilai-nilai pembelajaran Sejarah Peradaban Islam direkonstruksi dalam Film 99 Cahaya di Langit Eropa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berisikan tentang data yang diperoleh pada film. Terdapat dua teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu studi pustaka (library research) dan teknik dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis atau analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan temuan materi Sejarah Kebudayaan Islam berupa sejarah tentang ekspansi Turki ke Eropa, Bukit Kahlenberg, Islam memperkenalkan kopi di Eropa, peran Islam dalam kemajuan Eropa, kalimat tauhid pada Lukisan Bunda Maria, peninggalan sejarah peradaban Islam di Museum Louvre, Monument di kota Paris, sejarah penyebaran Islam setelah nabi Muhammad wafat, Masjid Cordoba sebagai peninggalan Islam di Spanyol, peran Ibnu Rusyd (Averroes) di Eropa, Hagia Sophia sebagai wujud toleransi, peran dan fungsi masjid di masa keemasan Islam. Sedangkan nilai-nilai pembelajaran Sejarah Peradaban Islam terbangun kembali dalam lima bidang yaitu: Penghargaan terhadap Ilmu pengetahuan dan teori, menghargai pemimpin sebagai penguasa politik, wujud persamaan hak dengan dengan penyediaan sarana kesehatan untuk umum, toleransi keagamaan, serta perwujudan masyarakat yang madani.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By