PROSES MEMBANGUN BALAI ADAT MELAYU SUKU WOLIO DI DESA KAISABU, BAU-BAU, SULAWESI TENGGARA DILIHAT DARI NILAI TENGIBLE DAN INTENGIBLE PROSES
Files
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Arsitektur Tradisional Baruga mempunyai kekhasan dan ciri tersendiri baik dalam bentuk arsitekturalnya maupun filosofi. Tujuan pembahasan dalam jurnal ini mengenal bagain-bagian proses pembangunan Baruga yang terpapar dalam nilai tangible(konkrit) dan nilai intangible(abstrak) yang berguna dalam membagun Balai Adat Yang lain dimasa yang akan datang. Metode yang digunakan adalah metode diskriptif analisis, yaitu dengan cara memaparkan berbagai data yang berkaitan dengan arsitektur tradisional Baruga, serta kemudian menganalisisnya berdasarkan tahapan-tahapan mulai dari mencarian matrial hingga peresmian bangunan yang terpapar dalam dimensi waktu. Hasil analisis dapat disimpulkan bahwa nilai- nilai inengible dapat memperkuat nilai nilai dari faktor tangible. Setiap struktur kolom bangunan baruga diolah dengan keterampilan para tukang dengan petunjuk dari para leluhur.