<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Ketersediaan Dan Kebutuhan Air Irigasi Daerah Irigasi Canden Kabupaten Bantul Yogyakarta (Analysis Of The Availability And Irrigation Water Requirement In Canden, District Of Bantul, Yogyakarta)

dc.Identifier.NIM11511059
dc.contributor.authorSaridewi, Ratih Nurmala
dc.date.accessioned2024-05-29T09:28:20Z
dc.date.available2024-05-29T09:28:20Z
dc.date.issued2016
dc.description.abstractKali Opak dan Kali Bulus merupakan sumber air permukaan di Yogyakarta untuk mengairi lahan pertanian di Kabupaten Bantul, salah satunya adalah Daerah Irigasi Canden. Daerah Irigasi Canden memiliki area irigasi seluas 721 ha. Adanya Bendung Canden diharapkan kebutuhan air irigasi tidak sepenuhnya bergantung pada curah hujan dan dapat terpenuhi sepanjang tahun, maka dilakukan kesetimbangan air antara ketersediaan air irigasi dan kebutuhan air irigasi untuk mengetahui sistem pola tanam yang terbaik. Penelitian ini menganalisis kesetimbangan air antara jumlah ketersediaan air irigasi dengan jumlah kebutuhan air irigasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data curah hujan, klimatologi, dan debit terukur selama 15 tahun pengamatan. Ketersediaan air irigasi dianalisis menggunakan metode F.J Mock. Dari kalibrasi model Mock ini menghasilkan parameter yaitu, koefisien infiltrasi musim basah (WIC), koefisien infiltrasi musim kemarau (DIC), Initial Soil Moisture (ISM), Soil Moisture Capacity (SMC), Initial Groundwater Storage (IGWS), Groundwater Recession Constant (K) yang dianalisis menggunakan solver pada Software Microsoft Excel ® . Kebutuhan air irigasi dianalisis menggunakan 4 alternatif waktu dengan pola tanam padi-padi-palawija. Dimulai pada bulan Oktober periode I. Kesetimbangan air apabila hasilnya positif (+) maka surplus, apabila hasilnya negatif (-) maka defisit. Dari hasil analisis didapatkan nilai ketersedian air irigasi untuk Daerah Irigasi Canden setengah bulanan, didapatkan debit puncak pada bulan Februari I sebesar 20,02 m /det, dan debit terendah pada bulan Oktober II sebesar 1,12 m 3 /det. Kebutuhan air irigasi menggunakan pola tanam padi-padi-palawija terbaik yaitu alternatif 4 dimulai pada bulan November II dengan debit pengambilan sebesar 2,44 m 3 /det. Kesetimbangan air antara ketersediaan air irigasi dan kebutuhan air irigasi yang terbaik menggunakan alternatif 4, karena ketersediaan air irigasi dapat memenuhi kebutuhan air irigasi selama setahun.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/49672
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKetersediaanen_US
dc.subjectPenman Monteithen_US
dc.subjectF.J Mock, Kebutuhanen_US
dc.subjectIrigasien_US
dc.subjectKesetimbangan Airen_US
dc.titleAnalisis Ketersediaan Dan Kebutuhan Air Irigasi Daerah Irigasi Canden Kabupaten Bantul Yogyakarta (Analysis Of The Availability And Irrigation Water Requirement In Canden, District Of Bantul, Yogyakarta)en_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
11511059.pdf
Size:
8.73 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
11511059

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: