<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Studi Penggunaan Antipsikotik Pada Pasien Anak Remaja Dengan Skizofrenia Di Rumah Sakit Prof Dr. Soerojo Magelang

dc.Identifier.NIM18613026
dc.contributor.advisorDr. apt. Vitarani Dwi Ananda Ningrum, M.Si.
dc.contributor.advisorapt. Wahyu Ratna Dewi, M.Sc.
dc.contributor.authorANGGI SAFITRI
dc.date.accessioned2022-09-16T08:00:26Z
dc.date.available2022-09-16T08:00:26Z
dc.date.issued2022-07-12
dc.description.abstractLatar Belakang : Skizofrenia adalah gangguan mental yang ditandai dengan waham, halusinasi dan gejala perilaku tidak stabil yang memengaruhi 6,1% usia remaja. Salah satu pengobatan skizofrenia menggunakan antipsikotik yang berguna sebagai pengobatan efektif untuk mencegah kekambuhan. Oleh karena itu, perlu diteliti penggunaan antipsikotik pada anak remaja agar pasien dapat menerima obat sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya. Tujuan : Untuk mengetahui gambaran penggunaan antipsikotik pada pasien anak remaja berusia <18 tahun dengan skizofrenia yang menjalani rawat jalan di Rumah Sakit Prof.Dr. Soerojo Magelang pada tahun 2020-2021. Metode : Penelitian ini menggunakan desain potong-lintang secara retrospektif. Pengumpulan data menggunakan rekam medis kemudian dianalisis menggunakan statistik univariat data disajikan dalam bentuk tabel dan persentase. Hasil : Terkait hasil analisis diperoleh jumlah pasien sebanyak 68 pasien dengan karakteristik terbanyak berjenis kelamin laki-laki (69%), usia 15-<18 tahun (88%), pendidikan SMP (39%), pembiayaan BPJS (85%) dan jenis diagnosis F20.3 (skizofrenia tak terinci) (44%). Pola pengobatan antipsikotik tunggal yang paling banyak digunakan yaitu risperidon (18%) dengan dosis 2x2 mg/hari dan antipsikotik kombinasi yang paling banyak yaitu klozapin-risperidon (46%) dengan dosis 25 mg/hari,2x2 mg/hari. Sementara itu, triheksifenidil merupakan obat selain antipsikotik yang terbanyak digunakan (43%). Kesimpulan : Karakteristik terbanyak yaitu laki-laki, usia 15-<18 tahun, pendidikan SMP, pembiayaan BPJS dan jenis diagnosis F20.3 (skizofrenia tak terinci). Untuk penggunaan antipsikotik tunggal terbanyak yaitu risperidon dan antipsikotik kombinasi terbanyak yaitu klozapin-risperidon. Sementara itu, triheksifenidil obat selain antipsikotik yang terbanyak digunakan.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/39305
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAnak remaja dengan skizofreniaen_US
dc.subjectAntipsikotiken_US
dc.subjectRumah Sakiten_US
dc.titleStudi Penggunaan Antipsikotik Pada Pasien Anak Remaja Dengan Skizofrenia Di Rumah Sakit Prof Dr. Soerojo Magelangen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
18613026.pdf
Size:
310.95 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections