Analisis Postur Kerja Pekerja Perakitan Speaker untuk Meminimalisir Risiko Cedera Musculoskeletal Disorders (Msds)
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
PT. Meiloon Technology Indonesia merupakan perusahaan manufaktur elektronik yang
memproduksi speaker untuk kebutuhan pasar global. Berdasarkan data internal periode April–
September 2025, departemen perakitan (assembly) tercatat memiliki jumlah izin sakit tertinggi
akibat keluhan nyeri otot dan punggung. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya postur kerja
yang kurang ergonomis serta risiko tinggi terhadap gangguan Musculoskeletal Disorders
(MSDs). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis postur kerja pekerja perakitan speaker
guna mengidentifikasi tingkat risiko MSDs dan memberikan rekomendasi perbaikan berbasis
prinsip ergonomi. Metode yang digunakan adalah Quick Exposure Check (QEC) untuk menilai
tingkat paparan risiko dan Rapid Upper Limb Assessment (RULA) untuk menganalisis postur
tubuh bagian atas. Data diperoleh melalui observasi langsung, dokumentasi foto, serta
wawancara dengan pekerja di departemen perakitan. Hasil analisis QEC menunjukkan bahwa
pekerja memiliki Exposure Level sebesar 62,5% hingga 65,9%, termasuk dalam kategori “perlu
penelitian lebih lanjut dan dilakukan perubahan”. Sementara hasil RULA menunjukkan skor 6–
7 dengan action level 3–4, yang menandakan perlunya tindakan perbaikan segera. Berdasarkan
hasil tersebut, disusun rekomendasi berupa Standard Operating Procedure (SOP) ergonomis
yang menekankan pada postur kerja netral, penataan alat sesuai jangkauan optimal, dan
penerapan peregangan ringan secara berkala. Penerapan SOP ergonomis diharapkan dapat
menurunkan risiko cedera MSDs, meningkatkan kenyamanan kerja, serta mendukung
produktivitas pekerja di PT. Meiloon Technology Indonesia.