<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Kualitas Elemen Perumahan Di Yogyakarta Berdasarkan Pengamatan Lapangan Dan Persepsi Penghuni

dc.Identifier.NIM13511177
dc.contributor.advisorAlbani Musyafa', S.T., M.T., Ph.D
dc.contributor.authorIqbal Hadi
dc.date.accessioned2021-06-25T05:38:00Z
dc.date.available2021-06-25T05:38:00Z
dc.date.issued2021-01-26
dc.description.abstractPermintaan perumahan dari tahun ke tahun akan terus meningkat seiring dengan pertambahan penduduk. Oleh karena itu, livability penghuni perumahan harus mendapat perhatian yang khusus. Dengan kualitas komplek perumahan yang baik dan layak, diharapkan tingkat livability masyarakat Indonesia secara umum akan semakin meningkat. Livability secara harafiah dapat dikatakan sebagai tingkat kenyamanan seseorang atau masyarakat dalam melaksanakan aktifitasnya sehari-hari pada suatu kawasan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kualitas perumahan berdasarkan persepsi penghuni perumahan dari fasilitas umum yang tersedia, serta untuk mengetahui komponen perumahan yang seharusnya menjadi prioritas utama untuk ditingkatkan kualitasnya berdasarkan kepuasan konsumen. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan tentang Analisis Kualitas Elemen Perumahan di Yogyakarta berdasarkan pengamatan lapangan dan persepsi penghuni, dapat ditarik kesimpulan kualitas infrastruktur, dari 11 variabel yang ditanyakan kepada penghuni perumahan, 4 variabel dikategorikan baik, yaitu kemanan, fasilitas komunikasi (telepon, internet tv kabel dll), ketersediaan listrik untuk perumahan dan ketersediaan sumber air bersih (sumur, pam) karna mendapatkan nilai antara 3 s/d 3,99. Sedangkan 7 lainnya mendapat nilai cukup baik yaitu Kondisi jalan dan trotoar, Kondisi kebersihan (saluran drainase dan tempat sampah), Kondisi taman dan arena bermain (ruang terbuka hijau), Kondisi fasilitas kesehatan, Kondisi fasilitas bisnis dan pertokoan, Kondisi fasilitas keagamaan dan Kondisi ketersediaan listrik untuk jalan umum karna mendapatkan nilai antara 4 s/d 4,99. Sedangkan untuk kualitas bangunan, dari 8 variabel yang ditanyakan kepada penghuni perumahan, 7 variabel mendapatkan nilai cukup baik, yaitu kondisi fondasi dan lantai, kondisi dinding balok, kolom, dan kusen, kondisi plafon, atap dan rangkanya, pencahayaan dan sirkulasi udara, tata letak dan fungsi ruangan, utility (air bersih, kelistrikan, komunikai, dll), dan halaman dan taman rumah karna mendapatkan nilai antara 3 s/d 3,99. 1 variabel mendapatkan nilai baik yaitu legalitas (kelengkapan IMB, Sertifikat Hak Milik, Surat tanah) karna mendapatkan nilai 4,08. Kemudia untuk kualitas lingkungan, dari 5 variabel yang ditanyakan kepada penghuni perumahan,4 variabel mendapatkan nilai cukup baik yaitu keberadaan angkutan umum, kebersihan dan polusi (udara, suara, air, dll), akses ke komunikasi yang lebih luas, dan pengolahan Limbah (pengangkutan sampah, pengolahan sampah karna mendapatkan nilai antara 3 s/d 3,99. Hanya 1 variabel yang mendapatkan nilai Baik yaitu kondisi jalan akses utama, karna mendapatkan nilai 4,03.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/29670
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKualitas bangunanen_US
dc.subjectkualitas infrastrukturen_US
dc.subjectkualitas lingkunganen_US
dc.titleAnalisis Kualitas Elemen Perumahan Di Yogyakarta Berdasarkan Pengamatan Lapangan Dan Persepsi Penghunien_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
13511177 Iqbal Hadi.pdf
Size:
1.36 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: