<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Tinjauan Pelaksanaan Contractor Safety Management System (Csms) Pada Proyek Pembangunan Gedung (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Gedung Mal Pelayanan Publik Sleman Yogyakarta)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Pekerjaan konstruksi merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan dalam upaya membangun suatu proyek infrastruktur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana CSMS diterapkan dalam proyek konstruksi. Kecelakaan kerja biasanya disebabkan oleh kelalaian pekerja itu sendiri dan kondisi lingkungan kerjanya di lokasi proyek. Kecelakaan kerja dapat mengakibatkan kerusakan materi atau korban jiwa pada lingkungan sekitar. Contractor Safety Management System (CSMS) adalah sistem yang mengelola keselamatan tempat kerja kontraktor dengan meminimalkan risiko berbahaya yang dapat merugikan pekerja, kontraktor, pemilik dan masyarakat di sekitar proyek. Metode penelitian ini diawali dengan pengumpulan data dengan menggunakan wawancara berupa kuesioner seperti checklist secara langsung oleh pihak yang terlibat, setelah memperoleh data-data yang diperlukan, data tersebut akan diolah dengan metode Indeks Frekuensi (FI) sehingga diperoleh hasil penilaian implementasi CSMS. PT Putra Jaya Andalan melaksanakan enam tahapan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Kontraktor “CSMS”, penilaian risiko berdasarkan laporan JSA dilakukan pada tahap pertama dan pemenuhan kualifikasi melalui metode checklist dilaksanakan pada tahap kedua. Pada tahap tiga poin 4.2, subpoin 4.2.9 dari Peraturan LKPP No.12 Tahun 2021 mengatur ketentuan umum tentang penetapan calon pemenang yang telah ditetapkan dalam dokumen pemilihan dan diumumkan melalui SPSE. Pada tahap keempat, dilakukan proses pelaksanaan dengan metode frekuensi indeks menunjukkan hasil untuk variabel komitmen manajemen sebesar 55,56%, variabel pelatihan sebesar 61,11%, variabel prosedur sebesar 70,37%, dan variabel peralatan sebesar 83,33% dengan skor rata-rata didapat 67,59%. Hal ini menunjukkan implementasi CSMS PT Putera Jaya Andalan pada proyek pembangunan Gedung Mal pelayanan Publik telah dilaksanakan dengan cukup baik meliputi enam tahapan yang termasuk didalam CSMS.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By