Kedudukan Notaris dalam Proses Pengadaan Tanah bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis keterkaitan Notaris dalam pelaksanaan pengadaan tanah untuk proyek jalan tol Yogyakarta – Bawen. Fokus permasalahannya adalah pertama: kedudukan notaris dalam proses pelepasan hak atas tanah untuk proyek pembangunan Jalan Tol Yogyakarta – Bawen. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual dan kasus. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer dan sekunder, dikumpulkan dengan cara studi kepustakaan. Analisis dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama: kedudukan Notaris hanya bersifat pasif dan terbatas perannya, akan tetapi dilibatkan oleh pemerintah jika timbul masalah hukum yang memerlukan pendapat hukum. Kedua: Mekanisme Pelepasan Hak Objek Pengadaan Tanah, pada proyek jalan Tol Yogyakarta-Bawen ini dilaksanakan oleh Pihak yang berhak kepada negara di hadapan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman atau pejabat yang ditunjuk oleh Ketua Pelaksana Pengadaan Tanah dan dibuatkan dalam berita acara pelepasan hak objek Pengadaan Tanah dan dibuatkan dalam berita acara pelepasan hak objek tanah jalan tol Yogyakarta-Bawen. Peneliti menyarankan untuk yang akan datang dalam proses pengadaan tanah jalan tol agar pemerintah dapat menambahkan/mengubah aturan yang melibatkan Notaris sebagai pejabat publik.