<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Aplikasi Metode Konsep Nilai Hasil (Earned Value Concept) pada Sistem Pengendalian Proyek Konstruksi

dc.contributor.authorHendrawan, Ardho Muhammad
dc.contributor.authorWidodo, Tonny Wahyu
dc.date.accessioned2017-07-21T01:55:15Z
dc.date.available2017-07-21T01:55:15Z
dc.date.issued1998
dc.description.abstractProyek konstruksi adalah suatu kegiatan yang mempunyai alokasi sumber daya terbatas, waktu yang terbatas dan biaya yang juga terbatas, yang bertujuan untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan sesuai dengan standar perencanaan. Melihat karakteristik proyek konstruksi yang sedemikian rupa, perlu dilakukan usaha-usaha efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan proyek tersebut agar dapat membuahkan hasil yang optimal. Untuk itu manajemen proyek diperlukan dan mulai tahap perencanaan sampai dengan selesainya proyek tersebut. Salah satu tahapan manajemen proyek yang penting dalam rangka peningkatan efisiensi suatu proyek konstruksi adalah pengendalian proyek. Pengendalian proyek yang efektif memerlukan teknik dan metode yang spesifik dan tepat, salah satunya adalah Konsep Nilai Hasil Konsep Nilai Hasil menghitung besarnya biaya yang dikeluarkan berdasarkan anggaran dan sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dilaksanakan. Tiga indikator penunjang dan Konsep Nilai Hasil ini adalah ACWP (Actual Cost Work of Performed), BCWP (Budgeted Cost Work of Performed) dan BCWS (Budgeted Cost Work of Scheduled). Dengan menggunakan indikator ini dapat diketahui kinerja kegiatan, prakiraan biaya dan waktu penyelesaian Proyek SEMARANG NORTH RING ROAD Section I berdasarkan data terakhir saat pelaporan. Dari perhitungan menggunakan metode Konsep Nilai Hasil berdasarkan Rencana Anggaran Biaya. Proyek (Rp. 16.152.892.568,33), Kurva-S dan data pelaporan prestasi pekerjaan dan keuangan periode 23 November - 29 November 1997, dapat disimpulkan bahwa proyek tersebut mengalami keuntungan sebesar Rp. 1.503.485.700,00 dan waktu pelaksanaan pekerjaan lebih cepat 7,5 bulan dari jadwal rencana (24 bulan). Hasil tersebut dapat dicapai dengan syarat kondisi proyek relatif tetap seperti pada saat pelaporan terakhir. Untuk mendapatkan suatu kinerja kegiatan yang optimal, maka angka indek kinerja biaya dan jadwal harus lebih dari satu. Hal ini menunjukkan proyek mengalami keuntungan dan waktu penyelesaiannya lebih cepat dari jadwal. Sehingga kinerja pelaksanaan proyek lebih baik dari perencanaan.en_US
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/3114
dc.publisherUII Yogyakartaen_US
dc.subjectAplikasi Metodeen_US
dc.subjectKonsep Nilai Hasil (Earned Value Concept)en_US
dc.subjectSistem Pengendalian Proyek Konstruksien_US
dc.titleAplikasi Metode Konsep Nilai Hasil (Earned Value Concept) pada Sistem Pengendalian Proyek Konstruksien_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 5 of 12
Loading...
Thumbnail Image
Name:
01.0 cover.pdf
Size:
37.11 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
02 preliminari.pdf
Size:
134.55 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
03 daftar isi.pdf
Size:
153.37 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
04 abstract.pdf
Size:
81.42 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
05.1 bab 1.pdf
Size:
445.56 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: