<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis penerapan ISO 20400 dalam praktik sustainable procurement pada industri manufaktur

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Industri manufaktur memiliki peran strategis dalam perekonomian, namun aktivitas pengadaan yang masih berorientasi pada biaya dan ketepatan waktu perlu diarahkan pada praktik yang mempertimbangkan aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kesesuaian implementasi sustainable procurement pada PT Krakatau Steel (Persero) Tbk berdasarkan sustainability report tahun 2024 dengan mengacu pada Key Performance Indicator ISO 20400:2017 Klausul 7, serta memberikan usulan perbaikan untuk meningkatkan implementasinya. Metode yang digunakan adalah content analysis dengan bantuan NVivo 15 untuk melakukan coding, klasifikasi, dan pemetaan informasi dalam sustainability report. Penilaian dilakukan pada aspek disclosure dan substansi/implementasi menggunakan skala 0–3. Data primer diperoleh melalui Focus Group Discussion bersama tujuh expert yang terdiri atas empat akademisi dan tiga praktisi untuk memvalidasi hasil scoring dan rekomendasi improvement. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sustainable procurement belum berjalan merata pada seluruh kategori Klausul 7. Persentase substansi tertinggi terdapat pada kategori membangun dari proses yang sudah ada dan memilih pemasok sebesar 67%, diikuti mengintegrasikan persyaratan keberlanjutan ke dalam spesifikasi sebesar 47%, perencanaan sebesar 33%, mengelola kontrak sebesar 24%, dan meninjau dan mempelajari kontrak sebesar 0%. Hasil validasi expert menunjukkan instrumen penelitian layak digunakan dengan nilai rata-rata 4,14 hingga 4,86. Akar permasalahan dianalisis menggunakan fishbone diagram berdasarkan faktor Man, Method, Machine, Material, Measurement, dan Environment. Usulan perbaikan dirumuskan berdasarkan Best Practice SCOR 14 berupa pembentukan tim integrasi sustainable procurement, penyusunan SOP dan baseline process map, penguatan kriteria serta evaluasi pemasok, pengelolaan kontrak berbasis keberlanjutan, pengembangan sistem digital procurement, dan evaluasi pasca kontrak.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By