Studi Relasi Antara Parameter Meteorologis dengan Tingkat Pencemaran Udara Secara Temporal di Kota Yogyakarta
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Kualitas udara menjadi isu penting di tingkat nasional dan lokal karena dampaknya
terhadap kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi interaksi faktor
meteorologis dengan Sulfur Dioksida (SO2
) dan Nitrogen Dioksida (NO2
) di
Yogyakarta selama 2019 hingga 2021. Metode analisis meliputi uji korelasi
Pearson, uji normalitas, uji signifikansi, dan analisis regresi. Analisis menunjukkan
distribusi normal data, mendukung validitas analisis statistik lanjutan. Hasil
korelasi menyoroti pengaruh signifikan variabel meteorologis seperti kelembaban
udara, suhu, curah hujan, lama penyinaran matahari, dan kecepatan angin terhadap
konsentrasi SO2 dan NO2
. Selama musim hujan, kelembaban dan kecepatan angin
memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap konsentrasi SO2
. Pada musim
kemarau, suhu, kecepatan angin, dan lama penyinaran matahari menunjukkan
korelasi negatif signifikan dengan konsentrasi SO2
. Namun, pengaruh faktor
meteorologis terhadap NO2
tidak begitu kuat yang disebabkan oleh perbedaan
proses atmosferik dan pengendapan yang mempengaruhi kedua polutan tersebut.
Analisis regresi linier menunjukkan bahwa selama musim hujan, kecepatan angin
dan kelembaban menjadi prediktor yang baik dalam menjelaskan variasi
konsentrasi udara ambien. Sebaliknya, pada musim kemarau, suhu, kecepatan angin
dan lama penyinaran matahari menjadi prediktor yang baik. Penambahan variabel
indeks Niño 3.4 yang mencerminkan fenomena El Niño dan La Niña telah
memperkuat model, meningkatkan kemampuannya untuk memprediksi variasi
konsentrasi udara. Pembahasan korelasi ini menunjukkan bahwa faktor
meteorologis memainkan peran penting dalam fluktuasi konsentrasi SO2 dan NO2
di Yogyakarta, dengan implikasi penting untuk pengelolaan dan kebijakan
lingkungan di wilayah Yogyakarta. Hasil penelitian ini memberikan pemahaman
yang mendalam tentang bagaimana faktor meteorologis, seperti El Nino, La Nina,
serta variabilitas musiman lainnya mempengaruhi konsentrasi SO2 dan NO2 di
Yogyakarta.