Pengukuran Beban Kerja Operator dengan Pendekatan Full Time Equivalent (FTE) Guna Kesesuaian Beban Kerja Operator Pada Kelompok Kerja Sanding Dasar GP (PT. Yamaha Indonesia)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Produktivitas merupakan ukuran efisiensi dalam menggunakan sumber daya untuk menghasilkan suatu Output. Produktivitas sebagai indikator utama dalam menentukan keberhasilan operasional. Dalam meningkatkan produktivitas, perusahaan perlu memantau dan mengelola berbagai faktor yang mempengaruhi, terutama beban kerja operator. Keseimbangan beban kerja dapat mempengaruhi keseimbangan pada alur produksi, yang pada akhirnya berdampak pada efisiensi produksi. Dengan ini, diperlukan analisis beban kerja untuk mengetahui beban kerja yang optimal. Salah satu metode yang digunakan untuk analisis efisiensi dalam distribusi beban kerja adalah Full Time Equivalent (FTE). Penelitian beban kerja ini dilakukan di PT. Yamaha Indonesia pada bagian kelompok kerja Sanding Dasar GP departemen Assy GP. Penelitian ini menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE) dengan pendekatan Line balance. Dari hasil perhitungan, dapat disimpulkan bahwa beban kerja dari 5 operator pada bulan Februari 2023 masih termasuk ke dalam kategori ”Overload”. Dalam konteks ini, ”Overload” berarti bahwa beban kerja yang diterima oleh operator berlebihan daripada kapasitas maksimal mereka, sehingga perusahaan dapat mempertimbangkan untuk mengurangi beban kerja dengan memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Ini dapat membantu perusahaan mengoptimalkan sumber daya manusia dan menjaga efisiensi kerja lingkungan produksi yang berubah-ubah. Sehingga perusahaan dapat meningkatkan produktivitas lebih tinggi.