Penyusunan Instrumen Keberlanjutan untuk Penilaian Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat (Studi Kasus : Program Sedekah Sampah di D.I. Yogyakarta
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Program Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat (PSBM) sudah banyak dilakukan di berbagai daerah di Indonesia salah satunya adalah Sedekah Sampah. Namun beberapa sedekah sampah di Indonesia sudah tidak aktif tanpa diketahui penyebabnya. Oleh karena itu perlu dilakukan penilaian keberlanjutan untuk mengetahui beberapa hal yang sudah tidak berjalan dengan baik. Untuk melakukan penilaian tersebut diperlukan instrumen keberlanjutan sebagai alat penilaian. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun intrumen keberlanjutan dan melakukan uji coba dari instrumen tersebut. Instumen keberlanjutan berdasarkan pada lima aspek pengelolaan sampah berbasis masyarakat dan terdiri dari 18 indikator penilaian serta parameter penilaian. Instrumen yang disusun berdasarkan dari beberapa referensi yang didapat. Lokasi yang digunakan untuk uji coba instrumen keberlanjutan ini berjumlah enam lokasi sedekah sampah di Kabupaten Sleman. Metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan kelas keberlanjutan dan menghitung nilai total adalah metode pembobotan. Hasil dari uji coba instrumen keberlanjutan didapatkan, pada Sedekah Sampah Sido Rukun mendapatkan nilai 74%, Sedekah Sampah Taruna Bakti mendapatkan nilai 75%, dan Sedekah Sampah Sedyo Luhur mendapatkan nilai 71%. Ketiga sedekah sampah tersebut masuk dalam kelas berkelanjutan. Sedangkan pada Sedekah Sampah Rukun Makmur mendapatkan nilai 83%, Sedekah Sampah Rukun Lestari mendapatkan nilai 83% dan Sedekah Sampah Permata mendapat nilai 81%, ketiga sedekah sampah tersebut masuk dalam kelas sangat berkelanjutan. Hasil dari uji coba instrumen keberlanjutan tersebut menunjukkan bahwa instrumen keberlanjutan yang disusun dapat digunakan untuk penilaian sedekah sampah kedepannya