<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pra Rancangan Pabrik Gliserol dari Minyak Goreng Bekas Kapasitas 28.000 Ton/tahun

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Pabrik gliserol merupakan pabrik yang memiliki prospek yang sangat baik, mengingat kebutuhan gliserol di ASEAN maupun di Indonesia yang semakin meningkat. Gliserol dapat dibuat dengan mereaksikan minyak goreng bekas dengan NaOH yang terjasi pada fase cair. Pabrik ini rencananya akan didirikan di desa Blimbing, Kesamben, Jombang, Jawa Timur, Indonesia. Seluas 24.000 m2 . Pabrik ini akan dioperasikan 24 jam sehari selama 330 hari dengan total karyawan 201 karyawan. Minyak goreng bekas yang dibutuhkan adalah sebanyak 704.880.000,00 kg/tahun dan NaOH 95.040.000,00 kg/tahun. Proses produksi akan dioperasikan pada temperatur 100o C dengan tekanan 1 atm menggunakan Reaktor Alir Tangki Berpengaduk (RATB) dengan konversi 99%. Dari hasil evaluasi ekonomi yang telah dilakukan terhadap pabrik Gliserol ini didapatkan hasil bahwa modal tetap yang dibutuhkan sebesar Rp 53.040.056.013 dan modal kerja sebesar Rp 1.819.571.919.161. Keuntungan sebelum pajak sebesar Rp 749.486.859.513 dan setelah pajak Rp 599.589.487.610. Presentase Return On Investment (ROI) sebelum pajak adalah 18,37% dan setelah pajak 14,70%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak adalah 2,0 tahun dan setelah pajak 2,4 tahun. Nilai Break Event Point (BEP) sebesar 45,69% dan Shut down point (SDP) sebesar 41,64% dengan Discounted Cash Flow Rate (DCFR) sebesar 14,34%. Berdasarkan analisa ekonomi tersebut, Prarancangan pabrik gliserol dengan kapasitas 28.000 ton/tahun ini layak untuk didirikan.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By