<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Antara Usia dan Kejadian Asma Bronkial pada Anak di Rumah Sakit Umum Pusat Soeradji Tirtonegoro Klaten

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Asma merupakan obstruksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh hiperresponsivitas terhadap rangsang tertentu dan menyebabkan anak tidak masuk sekolah. Usia merupakan salah satu faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian asma bronkial pada anak di Rumah Sakit Umum Pusat Soeradji Tirtonegoro Klaten Tujuan: Mengetahui hubungan usia dan kejadian asma bronkial pada anak di RSUP Soeradji Tirtonegoro Klaten. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional, dengan metode observasional analitik. Subyek penelitian adalah anak laki-laki dan perempuan yang berumur 3-15 tahun dan terdiagnosis asma bronkial. Subyek penelitian dibagi menjadi 2 kelompok, 98 subyek dengan penyakit asma bronkial dan 98 subyek tanpa penyakit asma bronkial. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dan confidence interval Hasil: Persentase pasien dengan usia 3-5 tahun pada kelompok asma bronkial adalah 43% dan pada kelompok tidak asma bronkial adalah 80%. Presentase pasien dengan usia 6-15 tahun pada kelompok asma bronkial adalah 57% dan pada kelompok tidak asma bronkial 20%. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa usia 6- 15 tahun berhubungan dengan faktor risiko kejadian penyakit asma bronkial pada subyek penelitian (p=0,000 dan RP=2,105; 95% CI=2,78-9,80). Simpulan: Usia memiliki hubungan dengan kejadian asma bronkial pada anak di RSUP Soeradji Tirtonegoro Klaten.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By