<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Persepsi Pasien dan Kader terhadap Penyelenggaraan Program Skrining Hipertensi di Posyandu Lansia Wilayah Puskesmas Dlingo II

dc.Identifier.NIM16711109
dc.contributor.advisorRiana Rahmawati
dc.contributor.authorDian Muhammad Gibran, 16711109
dc.date.accessioned2020-09-10T02:53:22Z
dc.date.available2020-09-10T02:53:22Z
dc.date.issued2019-12-11
dc.description.abstractLatar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering ditemui di dunia terutama Indonesia. Prevalensi hipertensi di Indonesia tahun 2018 sebesar 34,1%. Hipertensi menjadi penyakit terbanyak pada usia lanjut, dengan prevalensi 63,8% pada usia lebih atau sama dengan 75 tahun, 65,74% pada usia 65 tahun, dan 45,9% pada usia 55-64 tahun. Tujuan penelitian: Menggali perspektif pasien dan kader kesehatan desa mengenai faktor predisposisi, faktor pendukung, dan faktor pendorong dari penyelenggaraan skrining hipertensi. Metode: Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian ini berasal dari peserta Posyandu lansia dengan hipertensi derajat 2 (pasien) dan kader Posyandu lansia di Puskesmas Dlingo. Pemilihan sampel ditetapkan dengan metode purposive sampling method. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Focus Group Discussion (FGD) dan wawancara mendalam. Hasil: Persepsi kader dan pasien tentang faktor yang mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan skrining adalah bentuk kegiatan, variasi kegiatan, pelayanan posyandu yang tidak stabil, fasilitas posyandu, publikasi skrining, dukungan pemerintah dan tokoh masyarakat. Persepsi kader dan pasien tentang faktor yang mempengaruhi partisipasi lansia dalam skrining adalah pengetahuan lansia, faktor keyakinan lansia, faktor ekonomi, pekerjaan, jenis kelamin, keterjangkauan, dan dukungan keluarga. Kegigihan, kreativitas, dan keuletan mencari dana merupakan bentuk pran penting kader dalam kegiatan skrining. Disamping itu , kader memiliki tantangan yang besar seperti kompensasi finansial yang sedikit, dan adanya persepsi buruk tentang lansia. Kesimpulan: Persepsi kader dan pasien terhadap pelaksanaan skrining mencakup partisipasi lansia dalam skrining, pelaksanaan skrining, dan peran kader sebagai ujung tombak.en_US
dc.identifier.urihttp://repository.uii.ac.id/handle/123456789/23850
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectSkrining hipertensien_US
dc.subjectpersepsi pasienen_US
dc.subjectpersepsi kaderen_US
dc.subjectpartisipasi lansiaen_US
dc.subjectperan kaderen_US
dc.titlePersepsi Pasien dan Kader terhadap Penyelenggaraan Program Skrining Hipertensi di Posyandu Lansia Wilayah Puskesmas Dlingo IIen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
16711109 abstract Dian Muhammad Gibran.pdf
Size:
2.77 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: