Pengaruh Substitusi Limbah Tumbukan Bata Sebagai Bahan Agregat Halus terhadap Karakteristik Beton 20 Mpa
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Beton merupakan material konstruksi yang paling umum digunakan dalam pembangunan insfrastruktur karena memiliki kekuatan serta ketahanan yang baik. Namun, tingginya kebutuhan agregat alam dalam pembuatan beton dapat menimbulkan dampak lingkungan, sehingga diperlukan alternatif material yang lebih ramah lingkungan. Salah satu alternatif yang dapat dimanfaatkan adalah limbah tumbukan batu bata sebagai bahan substitusi agregat halus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan limbah tumbukan bata sebagai pengganti sebagian agregat halus terhadap karakteristik beton normal dengan mutu rencana 20 MPa. Variasi kadar substitusi yang digunakan sebesar 0%, 7,5%, 15%, dan 22,5% dari berat agregat halus. Parameter yang dianalisis meliputi kuat tekan, kuat tarik belah, modulus elastisitas, berat volume, dan daya serap air. Perencanaan campuran beton mengacu pada SNI 03-2834-2000, sedangan pengujian dilakukan pada umur beton 28 hari. Seluruh tahapan penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Bahan Konstruksi Universitas Islam Indonesia. Hasil penelitian menunjukan bahwa substitusi tumbukan batu bata berpengaruh terhadap sifat mekanik dan fisik beton. Pada variasi 7,5%-15%, beton masih mampu memenuhi kuat tekan rencana, sedangkan peningkatan persentasi substitusi yang lebih besar menyebabkan penurunan mutu beton akibat meningkatnya porositas dan penyerapan air. Oleh karena itu, tumbukan batu bata dapat dimanfaatkan sebagai substitusi parsial agregat halus dengan Batasan kadar 7%-15%..