<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Penerapan Ibprp Pada Pekerjaan Erection Girder Terhadap Keselamatan Pekerja Studi kasus : Proyek Pembangunan jalan Tol Solo – Yogyakarta – NYIA Paket 2.2 STA 55 + 879

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Pekerjaan Erection Girder dalam proyek konstruksi merupakan salah satu aktivitas yang memiliki Tingkat risiko tinggi. Untuk mengurangi risiko kecelakan kerja yang disebabkan oleh kegiatan konstruksi, sumber bahaya harus dapat dikelola dan dikendalikan dengan baik, dilakukan identifikasi pada sumber bahaya kemudian dilakukan penilaian tingjat risiko dan pengendalian tingkat risiko. Penelitian ini bertujuan untuk bagaimana penerapan IBPRP pada pekerjaan erection girder dapat dilakukan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode IBPRP melalui data wawancara, data proyek, dan data obssrvasi dilapangan. Pada penelitian ini terfokus pada keselamatan pekerja. Penilaian risiko yang dilakukan menggunakan dasar Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 10 Tahun 2021 tentang pedoman Sistemn Manajemen Keselamatan Konstruksi. Berdasarkan hasil identifikasi bahaya pekerjaan erection girder, ditemukan 45 potensi risiko yang teridentifikasi dalam 10 tahapan pekerjaan. Berdasarkan hasil penilaian risiko sebelum pengendalian ditemukan tingkat risiko kecil sebanyak 13 risiko (28,89%), tingkat risiko sedang sebanyak 24 risiko (53,33%), dan tingkat risiko besar sebanyak 8 risiko (17,78%). Berdasarkan hasil penilaian risiko setelah penerapan pengendalian, terjadi perubahan tingkat risiko. Terdapat 45 risiko (100%) dengan tingkat risiko kecil, dan tidak ada lagi bahaya dengan tingkat risiko sedang dan besar.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By