Analisis Potensi Bahaya Dan Upaya Pengendalian Risiko K3 Pada Aktivitas Praktikum Menggunakan Metode Hazard Identification Risk Assesment And Determining Control (HIRADC) (Studi Kasus: Laboratorium Kualitas Air)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Laboratorium merupakan fasilitas penting dalam menunjang proses pembelajaran di perguruan tinggi, seperti laboratorium kualitas air. Laboratorium kualitas air memiliki berbagai potensi bahaya yang berasal dari penggunaan bahan kimia, alat laboratorium, serta aktivitas praktikum yang berisiko terhadap keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta menentukan prioritas pengendalian risiko di laboratorium kualitas air. Metode yang digunakan yaitu Hazard Identification, Risik Assessment, and Determining Control (HIRADC), Fault Tree Analysis (FTA), dan Analytical Hierarchy Process (AHP), serta Cost Benefit Analysis (CBA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi bahaya didominasi oleh bahaya kimia dan biologis yang berdampak langsung terhadap kesehatan praktikan. Berdasarkan metode HIRADC, tingkat risiko dikategorikan dalam risiko rendah,sedang, dan tinggi, dengan risiko tertinggi terdapat pada aktivitas penggunaan mikroskop atau komputer dalam waktu lama serta pengelolaan limbah laboratorium. Analisis FTA menunjukkan bahwa akar penyebab risiko berasal dari faktor manusia, metode kerja, dan lingkungan kerja. Hasil AHP menunjukkan bahwa penggunaan APD lengkap menjadi prioritas utama pengendalian risiko, sedangkan hasil CBA menunjukkan pelatihan K3 berkala sebagai alternatif paling layak secara ekonomi dengan nilai BCR sebesar 4,62 (>1). Dengan demikian, penggunaan APD lengkap direkomendasikan sebagai pengendalian utama, didukung dengan pelatihan K3 berkala untuk meminimalkan risiko akibat human error.