Peran Baitul Maal Wat Tamwiil dalam Pemberdayaan Pelaku Usaha Mikro Perspektif Maqashid Syariah (Studi BMT Riyadhul Jannah, Kota Bekasi)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Perkembangan Baitul Maal Wat Tamwiil (BMT) di Indonesia merupakan sebuah kemajuan dalam perekonomian rakyat. Hal tersebut merupakan sebuah cita-cita dan harapan bagi bangsa Indonesia agar berdaulat dan berdikari dalam pelaksanaan ekonominya. Khususnya masyarakat dengan kemampuan ekonomi menegah kebawah, hadirnya BMT untuk membantu usaha mikro merupakan alternatif yang diharapkan mampu berperan dalam pelaksanaan penghimpunan dan penyaluran dana masyarakat sebagaimana fungsinya. Maka penelitian ini meneliti tentang peran BMT Riyadhul Jannah terhadap para pelaku usaha mikro dan tolak ukurnya sesuai perspektif Maqahsid Syariah. Penelitian ini menggunakan metode field research atau studi lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Instrumen wawancara digunakan sebagai alat penelitian serta dokumen atau jurnal pendukung sebagai informasi penelitian. Wawancara dilakukan kepada pengurus BMT Riyadhul Jannah, baik pimpinan dan staff, juga pelaku usaha mikro yang menjalankan program BMT Riyadhul Jannah. Hasil penelitian ini adalah BMT Riyadhul Jannah menjalankan perannya dalam melakukan penghimpun dana dari masyarakat baik anggota BMT, pelaku usaha mikro, atau Investor dan menyalurkannya untuk program non benefit ataupun program untuk mencari keuntungan yang ditujukan untuk pelaku usaha mikro. Program yang dimiliki, telah mencakup unsur-unsur Maqashid Syariah, yaitu menjaga agama, menjaga jiwa, menjaga akal, menjaga keturunan, dan menjaga harta bagi para pelaku usaha mikro. BMT Riyadhul Jannah berperan baik dalam menjalankan kemashlahatan terhadap umat sebagai lembaga keuangan syariah yang berfokus pada unit usaha skala mikro.