<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Urgensi Bimbingan Perkawinan dalam menekan Angka Perceraian (Studi Kasus Kantor Urusan Agama Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini mengambil tema Urgensi Bimbingan Perkawinan dalam menekan angka perceraian (studi kasus kantor urusan agama kecematan depok, kabupaten sleman). Karena Pada tahun 2020 Kabupaten Sleman menduduki peringkat pertama jumlah kasus perceraian tertinggi di Yogyakarta, yaitu mencapai 1.930 perkara dalam satu tahun. Maka dari itu penelitian ini di buat guna mengetahui Urgensi Bimbingan perkawinan dan bagaimana implementasinya. Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian kualitatif dan menggunakan metode pendekatan Yurisdis Empiris. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi, objek penelitian, teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Bimbingan Perkawinan diilaksanakan sesuai peraturan, dan sangat penting untuk menekan angka perceraian. Kasus nyatanya penting dalam menekan angka perceraian di Kecamatan Depok Kabupaten Sleman. Kemudian urgensi bimbingan perkawinan lewat materi dalam Bimbingan Perkawinan juga sejalan dengan Faktor Perceraian di kecamatan Depok Kabupaten Sleman itu sendiri untuk menekan angka perceraian.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By