<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Studi Perbandingan Perencanaan Ulang Struktur Atas Gedung Rumah Tahfidz Quran Menggunakan Struktur Komposit Baja Beton dan Beton Bertulang (Comparative Study of Upper Structure Redesign for the Rumah Tahfidz Quran Building Using Steel-Concrete Composites and Reinforced Concrete)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Konstruksi gedung memiliki pilihan yang sangat beragam, mulai dari konstruksi beton, konstruksi baja dan konstruksi kayu. Beton tidak selamanya bekerja secara efektif didalam penampang-penampang struktur beton bertulang. Struktur komposit semakin banyak dipakai dalam rekayasa struktur. Penampang komposit mempunyai kekakuan yang lebih besar dibandingkan dengan penampang lempeng beton dan gelagar yang bekerja sendiri-sendiri. Penghematan yang besar dalam volume material menjadi keunggulan dari struktur komposit baja beton. Struktur komposit yang dimaksud merupakan perpaduan antara beton dan baja profil. Perencanaan ulang struktur atas komposit baja beton terdiri dari pelat lantai, balok anak, balok induk, kolom dan sambungan. Hasil perhitungan juga dituangkan dalam bentuk gambar teknik. Hasil perencanaan ulang struktur juga akan dibandingkan dengan gedung eksisting ditinjau dari berat struktur bangunan, simpangan bangunan dan volume material struktur. Perhitungan perencanaan ulang menggunakan peraturan beban minimum untuk perancangan gedung (SNI 1727-2013). Perencanaan ketahanan gempa untuk bangunan gedung (SNI 1726-2012). Perencanaan struktur baja menggunakan (SNI 1729-2015). Perencanaan ulang menggunakan Direct Analysis Method (DAM) dan pemodelan menggunakan bantuan software ETABS 2015. Analisa perencanaan gedung menggunakan software Ms Excel 2010. Penggambaran hasil desain menggunakan software AutoCAD 2007. Hasil perencanaan ulang menunjukkan bahwa berat struktur bangunan pada gedung perencanaan ulang (komposit baja-beton) 23793.854 kN dan pada gedung eksisting (beton bertulang) 31070.464 kN dengan selisih 7276.610 kN, Gedung struktur komposit baja beton memiliki berat struktur 23.42% lebih ringan dibandingkan dari struktur beton bertulang. Simpangan antar lantai dan simpangan lantai pada gedung perencanaan ulang (komposit baja- beton) untuk arah X dan arah Y nilainya lebih kecil dibandingkan gedung eksisting (beton bertulang). Volume material struktur pada gedung perencanaan ulang (komposit baja-beton) dengan volume beton 463.374 m3, volume tulangan 2.353 m3 dan volume baja profil 91.143 m3. Gedung eksisting (beton bertulang) dengan volume beton 835.8 m3, volume tulangan 21.21 m3 dan volume baja profil 0 m3. Hal ini menunjukan bangunan hasil perencanaan ulang memiliki volume beton 44.56% lebih kecil dibandingkan bangunan eksisting, dan volume tulangan 88.91% lebih kecil dibandingkan bangunan eksisting, namun memiliki volume baja profil 100% lebih besar dibandingkan bangunan eksisting.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By