<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Etos Kerja (Telaah Perbandingan Kapitalis dan Islam)

dc.Identifier.NIM980026
dc.Identifier.NIM980086
dc.contributor.authorHamnah, Nur
dc.date.accessioned2026-02-24T07:27:12Z
dc.date.available2026-02-24T07:27:12Z
dc.date.issued2000
dc.description.abstractDewasa ini, kebanyakan negara-negara yang berpenduduk Muslim termasuk ke dalam kategori negara-negara sedang berkembang (baca: miskin). Sedang negara-negara yang penduduknya mayoritas non muslim yang notabenenya kapitalis termasuk ke dalam kelompok negara-negara maju dan kaya. Hal ini tentunya berhubungan dengan tingkat etos kerja masyarakat di negara tersebut. Berdasarkan fenomena di atas, dengan mengacu kepada tesis Max Weber yang mencetuskan bahwa ada hubungan antara ajaran agama dengan etos kerja dan perilaku ekonomi, penulis tertarik untuk meneliti dan mengkaji ulang tentang konsep dasar etos kerja Islam dan kapitalis serta mengadakan studi komperatif untuk mencari relevansi dan perbedaan di antara keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ternyata etos kerja kapitalis dan Islam bersumber pada agama. Etos kerja kapitalis mengacu pada etika Calvinisme yang merupakan sekte Protestan, sedangkan etos kerja Islam mengacu pada ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits. Baik etos kerja kapitalis maupun etos kerja Islam sama memposisikan agama sebagai faktor yang sangat menentukan dalam membentuk watak dan perilaku manusia, terutama berkaitan dengan perilaku ekonomi. Adapun perbedaan yang fundamental antara etos kerja kapitalis dengan etos kerja Islam terletak pada masalah etika. Islam tidak mengajarkan harta kekayaan sebagai tanda penyelamatan karena Islam menolak gagasan tentang takdir sebagaimana dipersepsikan Calvinisme. Etos kerja kapitalis membenarkan adanya upah eksploitatif untuk menjamin ketinggian produktivitas serta menekankan pelayanan yang penuh ketaatan dan rajin bagi para majikan sebagai jalan keselamatan bagi kaum buruh. Sebaliknya Islam tidak mengenal eksploitasi terhadap kaum miskin oleh kelompok orang kaya dan tidak membenarkan memiliki investasi tanpa batas dengan tidak mempertimbangkan konsekuensi sosial dari tindakan-tindakannya. Implikasi yang penting dari hasil penelitian ini adalah perlunya upaya untuk meningkatkan pemahaman terhadap ajaran-ajaran agama Islam sehingga tercapainya peningkatan etos kerja dikalangan negara-negara Islam yang selama ini terbelakang dan miskin.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/60821
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectEtos Kerjaen_US
dc.subjectPerbandinganen_US
dc.subjectKapitalisen_US
dc.subjectIslamen_US
dc.titleEtos Kerja (Telaah Perbandingan Kapitalis dan Islam)en_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
980026.pdf
Size:
10.68 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: