<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pusat Perbelanjaan di Pematang Siantar Ungkapan Arsitektur Lokal Sebagai Penentu Penampilan Bangunan Landasan Konsepsual Perancangan

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Pematang Siantar adalah kota kedua terbesar di Sumatera Utara setelah Medan. Pertumbuhan kota ini termasuk cepat Jika dibandingkan dengan kota-kota setingkatnya. Pertumbuhan ekonomi yang meningkat mempengaruhi meningkatnya kebutuhan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Tuntutan akan kehidupan masyarakat terus meningkat. Masya rakat tidak hanya sekedar ingin berbelanja, tetapi mereka ingin suatu suasana yang dapat memberikan rasa aman dan nyaman serta dapat sebagai tempat rekreasi. Dilihat dari posisinya, Pematang Siantar terletak di baglan Timur kawasan wisata Danau Toba . Selain menyajikan keindahan alamnya, dikenal juga budayanya yaitu Budaya Batak Toba. Salah satu wujud budayanya yaitu Rumah Tradisional Batak Toba dengan ciri antara lain atap berbentuk tanduk kerbau dan rumah panggung. Sejalan dengan masuknya pengaruh Barat, bangunan-bangunan cenderung menanggalkan kaidah nilai budaya setempat termasuk juga bangunan komersial. Walaupun demikian, masih ditemukan bangunan lama yang mencoba menerapkan unsur budaya, yaitu Pasar Tradisional. Berdasarkan hal diatas, yaitu tuntutan masyarakat berupa fasilitas perbelanjaan yang sekaligus merupakan tempat rekreasi baru serta sebagai pintu gerbang wisata Danau Toba, maka perlunya penyediaan Pusat Perbelanjaan yang menerapkan unsur-unsur Arsitektur Tradisional sehingga pelayanannya bukan hanya pada masyarakat kota dan sekitarnya tetapi juga wisatawan baik itu domestik maupun mancanegara. Melalui modifikasi antara Pumah Tradisinal Batak Toba sebagai embrio manusia dengan Pasar Tradisional sebagai tindak lanjut pada fasilitas komersial ini, akan dihasilkan penampilan bangunan yang ber-Arsitektur Lokal. Namun demikian, sebagai produk Barat walau bagaimanapun unsur modern tidak dapat diabaikan terutama unsur rekreatif sebagai daya tarik suatu Pusat Perbelanjaan.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By