<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengaruh Senam Otak Terhadap Penurunan Tingkat Depresi pada Lansia di Panti Jompo Bakesos Klaten

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar Belakang: Lansia adalah seseorang yang telah memasuki usia ≥60 tahun dengan perubahan fisik, mental, dan sosial. Perubahan mental yang paling sering terjadi pada lansia adalah depresi. Senam otak sebagai alternatif terapi yang mudah dilakukan lansia dan memiliki manfaat menurunkan depresi ringan, sedang dan berat. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh senam otak terhadap penurunan tingkat depresi pada lansia di Panti Jompo Bakesos Klaten. Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik quasy eksperimental dengan one group pretest dan posttest design without control. Pengukuran tingkat depresi menggunakan skor Kuesioner Geriatric Depression Scale (GDS-15) pada lansia di Panti Jompo Bakesos Klaten. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling didapatkan sampel sejumlah 24 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Lansia diberi perlakuan senam otak sebanyak 6 kali masing- masing selama 30 menit. Pengukuran skor GDS-15 dilakukan dua kali yaitu pretest dan posttest. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat yaitu uji Paired T-Test. Hasil: Analisis bivariat menggunakan Paired T-Test skor GDS-15 keseluruhan dari 24 lansia didapatkan nilai p-value 0.005. Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan signifikan rerata skor pretest dan posttest senam otak. Kesimpulan: Senam otak berpengaruh terhadap penurunan skor GDS-15 tingkat depresi pada lansia di Panti Jompo Bakesos Klaten.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By