Perbandingan Kekuatan Genggaman Tangan Berdasarkan Latihan Rutin Ekstremitas Atas Antara Atlet PB Exist dan Non-atlet Bulu Tangkis di Yogyakarta
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang: Kekuatan genggaman tangan penting dalam bulu tangkis karena memengaruhi kontrol raket, stabilitas pukulan, dan performa atlet. Atlet yang rutin melakukan latihan ekstremitas atas cenderung memiliki kekuatan genggaman lebih baik dibandingkan non-atlet, namun bukti pada remaja masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan kekuatan genggaman tangan antara atlet PB Exist Yogyakarta dan siswa non-atlet SMPN 4 Pakem. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode komparatif analitik dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 40 responden laki-laki usia 13–16 tahun, yaitu 20 atlet PB Exist yang berlatih enam kali per minggu dan 20 non-atlet yang tidak latihan terstruktur. Kekuatan genggaman diukur menggunakan hand grip dynamometer dan dianalisis menggunakan uji Shapiro–Wilk, Levene’s Test, dan Independent Samples t-Test. Hasil: Terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Atlet menunjukkan nilai rata-rata kekuatan genggaman tangan lebih tinggi (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat perbedaan bermakna kekuatan genggaman tangan antara atlet PB Exist dan non-atlet, di mana latihan ekstremitas atas rutin dan terstruktur meningkatkan kekuatan otot.