<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Peran Regulasi Emosi Sebagai Mediator Hubungan Father Involvement dan Resiliensi Pada Masa Emerging Adulthood

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran regulasi emosi sebagai mediator dalam hubungan antara father involvement dengan resiliensi pada individu masa emerging adulthood. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Partisipan penelitian berjumlah 171 individu berusia 18-25 tahun, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Father Involvement Scale (FIS) untuk mengukur father involvement, Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) untuk mengukur regulasi emosi, dan Brief Resilience Scale (BRS) untuk mengukur resiliensi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis mediasi dengan pendekatan structural equation modeling/path analysis. Hasil analisis menunjukkan bahwa father involvement tidak signifikan terhadap resiliensi (β = -0.00565, p < 0.675) dan berhubungan positif dan signifikan dengan regulasi emosi (β = 0.43926, p < 0.001). Regulasi emosi juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap resiliensi (β = 0.10523, p < 0.001). Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa regulasi emosi berperan sebagai mediator penuh dalam hubungan antara father involvement dan resiliensi dengan nilai indirect effect sebesar 89.1%, p <0.001. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh father involvement dengan resiliensi terjadi melalui peningkatan regulasi emosi individu. Temuan ini menegaskan semakin besar father involvement dalam pengasuhan maka semakin meningkatkan regulasi emosi individu, dan semakin tinggi kemampuan regulasi emosi maka semakin tinggi pula kemampuan resiliensi pada masa emerging adulthood.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By