<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Praktik Pemantauan Terapi Obat Oleh Apoteker Pada Pasien Tuberkulosis di Puskesmas Jetis Kota Yogyakarta

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar Belakang : Seiring tingginya peningkatan kasus TB terutama di Indonesia, pelaksanaan pemantauan terapi obat (PTO) oleh apoteker diperlukan untuk meningkatkan keberhasilan terapi. Tujuan : Penelitian ini menganalisis praktik layanan PTO oleh apoteker puskesmas, tingkat kepatuhan dan efektivitas terapi pada pasien tuberkulosis kategori 1 di Puskesmas Kota Yogyakarta serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode : Studi ini berdesain case series retrospektif dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Pengumpulan data penelitian dengan memanfaatkan isian lembar PTO apoteker, e-RM, SIMPUS, dan SITB. Selanjutnya, data diolah menggunakan software IBM SPSS dengan nilai signifikan p value < 0,05. Hasil : Presepsi terhadap presptor sebanyak (3 orang) pada pelaksanaan PTO positif namun perlu evaluasi terkait meminimalisir tertularnya penyakit kepada petugas saat pelaksanaan PTO. Sebanyak 92 pasien terlibat dalam penelitian ini, 95,7% pasien berusia dewasa dengan sisanya merupakan pasien anak-anak 4,3% . 98,91% tidak terindentifikasi potensi ketidakpatuhan pasien dan mengalami perbaikan. Selain itu, tidak ada faktor karakteristik pasien yang memengaruhi kepatuhan dan efektivitas terapi TB (p>0,05). Kesimpulan : Praktik PTO oleh apoteker pada pasien TB hampir seluruh pasien TB kategori 1 menunjukkan tingkat kepatuhan dan efektivitas terapi yang baik. Hanya 0,92 pasien yang mengalami kendala saat kontrol rutin dan tidak mengalami perbaikan. Oleh karena itu, praktik PTO oleh apoteker perlu dilanjutkan dengan identifikasi faktor-faktor yang berpotensi menyebabkan ketidakpatuhan pengobatan.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By