Hubungan Antara Internet Gaming Disorder dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang: Mahasiswa merupakan salah satu populasi pengguna game online. Game online merupakan permainan digital yang dapat dimainkan oleh banyak orang dalam waktu bersamaan dan membuat pemainnya berlama-lama di depan gadget. Jika perilaku ini dilakukan dalam jangka waktu panjang dapat menyebabkan kecanduan. Internet gaming disorder (IGD) dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti, tidur terbatas dan buruk dan/atau siklus tidur-bangun terbalik. Mahasiswa kedokteran berisiko menderita IGD 2 kali lebih tinggi dari populasi umum. Hal ini dikarenakan tingkat stres yang tinggi, sehingga lebih berisiko terkena psikopatologi dan perilaku adiktif. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara IGD dan kualitas tidur pada mahasiswa FK UII. Metode Penelitian: Penelitian cross-sectional ini dilakukan pada 211 mahasiswa aktif FK UII tahun ajaran 2022/2023. Kuesioner IGDS-9SF, PSQI, dan PSS dibagikan kepada mahasiswa dalam bentuk gform. Analisis deskriptif, bivariat, dan regresi linear berganda dilakukan. Hasil: 9,5% mahasiswa FK UII mengalami IGD dan 81% mahasiswa memiliki kualitas tidur yang buruk. Berdasarkan hasil multivariat didapatkan adanya hubungan signifikan antara IGD dan kualitas tidur (B 0,064, 95% CI 0,013-0,115, p <0,05). Selain itu, didapatkan adanya hubungan signifikan antara tingkat stres dan kualitas tidur (B 0,146, 95% CI 0,091-0,202, p <0,01). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara IGD dan kualitas tidur pada mahasiswa FK UII.