<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Kualitas Hidup Orang Tua Dengan Anak Tunagrahita Ditinjau Dari Efikasi Diri

dc.Identifier.NIM17320038
dc.contributor.advisorDr. rer. nat. Arief Fahmie, S.Psi., M.A., Psikolog.,
dc.contributor.authorAFIFAH AMALIA RAHMAN
dc.date.accessioned2022-08-22T06:24:25Z
dc.date.available2022-08-22T06:24:25Z
dc.date.issued2022-01-27
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dan kualitas hidup pada orang tua dengan anak tunagrahita. Responden yang terlibat dalam penelitian ini yaitu 54 orang tua yaitu ayah atau ibu yang berusia 25-50 tahun dan sedang mengasuh anak tunagrahita. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kualitas hidup dan efikasi diri. Alat ukur kualitas hidup yang digunakan adalah World Health Organization Quality of Life-BREF (WHOQOL-BREF) versi Indonesia yang disusun oleh World Health Organization(2004) dan skala General Self-Efficacy Scale yang dikembangkan oleh Schwarzer dan Jerusalem (1995). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara efikasi diri dan kualitas hidup orang tua dengan anak tunagrahita. Hasil tersebut berarti semakin tinggi tingkat efikasi diri yang dimiliki oleh orang tua dengan anak tunagrahita, maka semakin tinggi pula kualitas hidupnya. Begitu pula sebaliknya, semakin rendah tingkat efikasi diri yang dimiliki orang tua dengan anak tunagrahita, maka semakin rendah kualitas hidupnya. Oleh karena ituhipotesis dalam penelitian ini diterima.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/38778
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectanak tunagrahitaen_US
dc.subjectefikasi dirien_US
dc.subjectkualitas hidupen_US
dc.subjectorang tuaen_US
dc.titleKualitas Hidup Orang Tua Dengan Anak Tunagrahita Ditinjau Dari Efikasi Dirien_US

Files

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections