<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengaruh Ekstrak Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) Terhadap Sod Darah Pada Tikus Wistar Terinduksi Diet Tinggi Lemak

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar belakang: Diet tinggi lemak mengakibatkan peroksidase lipid dan stress oksdatif yang dapat menurunkan enzim antioksidan superoxide dismutase dan menjadi penyebab terjadinya penyakit kronis. Pengobatan alternatif alami dapat berasal dari buah naga merah memiliki kandungan fitokimia sebagai antioksidan yang tinggi. Kulit buah naga merah yang saat ini kurang mendapat perhatian juga menunjukan aktivitas antioksidan. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh ekstrak kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) terhadap kadar SOD darah pada tikus wistar terinduksi diet tinggi lemak. Metode Penelitian: Penelitian dilakukan dengan membagi hewan dalam 5 kelompok yaitu induksi tanpa intervensi (N), Induksi diet tinggi lemak (K-), induksi dengan intervensi simvastatin (K+), induksi dengan ekstrak kulit buah naga merah 60 mg/100 ml (P1) dan induksi dengan intervensi ekstrak kulit buah naga merah 80 mg/100 ml (P2). Induksi diet tinggi lemak dilakukan selama 21 hari dan dilanjutkan dengan intervensi ekstrak kulit buah naga merah. Setelah intervensi, kadar SOD serum darah tikus diukur dan dianalisis dengan One-Way ANOVA dan post hoc Bonferroni. Hasil: Perbedaan rerata kadar SOD darah tikus menunjukan hasil signifikan pada kelompok K-, K+, P1 dan P2 yaitu 25.6720 U/mL; 60.8960 U/mL; 55.2240 U/mL; 57.3140 U/mL. Hasil tersebut menunjukan bahwa intervensi ekstrak kulit buah naga merah berhasil meningkatkan kadar SOD darah dengan nilai P=0,000 pada uji statistika. Simpulan: Ekstrak kulit buah naga merah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kadar SOD darah tikus yang terinduksi diet tinggi lemak.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By