<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pemanfaatan Material Reruntuhan Bangunan Rumah sebagai Material Subgrade pada Struktur Jalan Raya (Kasus Runtuhan Rumah Akibat Gempa di Bantul, DIY)

dc.contributor.authorLisya Septiana, 02511251
dc.date.accessioned2020-05-15T03:59:08Z
dc.date.available2020-05-15T03:59:08Z
dc.date.issued2007
dc.description.abstractJalan raya merupakan prasarana transportasi yang berfungsi sebagai konstruksi untuk menghubungkan suatu daerah, baik daerah perkotaan ataupun luar kota. Pada saat ini terdapat tiga jenis konstruksi perkerasan jalan, yaitu perkersan lentur (flexible), perkerasan kaku (rigid) dan perkerasan komposit (composit). Pada umumnya konstruksi perkerasan jalan yang digunakan adalah perkerasan lentur. Konstruksi perkerasan lentur terdiri dari lapisan-lapisan yang diletakkan diatas tanah dasar yang telah dipadatkan. Dalam penelitian ini akan ditinjau untuk lapis Subgrade, yaitu menggunakan alternatif material reruntuhan bangunan rumah (masonry) sebagai lapisan perbaikan diatas lapis subgrade yang dipakai pada perkerasan jalan sistem lentur (frxible). Alternatif pemilihan material ini ditinjau dari ketersediaan reruntuhan dan tembok dan bangunan yang sangat banyak. Hal ini disebabkan banyaknya kejadian gempa, sehingga banyaknya bangunan yang hancur, khususnya di Kabupaten Bantul, DIY. Penelitian laboratorium dilakukan dengan cara membuat 5 variasi campuran material. Kadar reruntuhan tembok dan beton bangunan pada campuran yang diteliti yaitu 0%, 20%, 45%, 70% dan 90%. Campuran tersebut diuji sifat fisik dan batasbatas konsistensi, kepadatan untuk mencari kadar air optimum dan berat volume kering maksimum dan selanjutnya dilakukan pengujian CBR. Hasil pengujian abrasi diperoleh nilai sebesar 70,24% untuk reruntuhan tembok dan beton bangunan, 50% untuk sirtu. Nilai CBR untuk reruntuhan bangunan rumah dengan kadar 0%, 20%, 45%, 70% dan 90% pada campuran adalah 24,28%, 28,90%, 39,39%, 26,55% dan 19,62%. Nilai CBR tersebut cukup besar dan memenuhi syarat untuk digunakan sebagai lapis perbaikan pada subgrade jalan raya. Dari seluruh hasil pengujian laboratorium tersebut menunjukkan bahwa reruntuhan bangunan rumah (masonry) yang digunakan dalam penelitian ini dapat dimanfaatkan untuk material lapis Subgrade jalan raya. Kata kunci : masonry, subgrade, abrasi, CBRen_US
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/20616
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPemanfaatan Material Reruntuhan Bangunan Rumahen_US
dc.subjectMaterial Subgradeen_US
dc.subjectStruktur Jalan Rayaen_US
dc.subjectKasus Runtuhan Rumahen_US
dc.subjectAkibat Gempa di Bantul, DIYen_US
dc.subjectmasonryen_US
dc.subjectabrasien_US
dc.subjectCBRen_US
dc.titlePemanfaatan Material Reruntuhan Bangunan Rumah sebagai Material Subgrade pada Struktur Jalan Raya (Kasus Runtuhan Rumah Akibat Gempa di Bantul, DIY)en_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
02511251 Lisya Septiana.pdf
Size:
3.79 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: