Analisis Peresepan Obat pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan di Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia (RS UII) Tahun 2022-2024
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar belakang: World Health Organization (WHO) menyatakan sekitar 32% orang dewasa di dunia dan sekitar 40% di Indonesia mengalami hipertensi. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) menunjukkan bahwa prevalensi hipertensi di Indonesia pada tahun 2023 mencapai 30,8% dan 31,8% di Yogyakarta. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan obat antihipertensi dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan obat pada pasien hipertensi rawat jalan di Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia (RS UII) Yogyakarta periode tahun 2022-2024. Metode: Penelitian menggunakan rancangan cross-sectional dengan pengambilan data secara retrospektif. Data dikumpulkan dari rekam medis pasien hipertensi yang menjalani pengobatan rawat jalan di RS UII periode tahun 2022-2024. Data yang dikumpulkan meliputi data demografi pasien, data klinis dan data penggunaan obat. Hasil: Total 209 data pasien dilibatkan dalam penelitian. Komposisi terbanyak adalah laki-laki (55,02%). Diabetes melitus tipe 2 adalah komorbiditas paling umum dilaporkan (18,18%). Regimen antihipertensi terbanyak digunakan adalah amlodipine 5 mg. Penyakit komorbid gagal jantung dan stroke serta tekanan darah adalah faktor yang memengaruhi terhadap pemilihan regimen obat antihipertensi di RS UII (p-value < 0,05). Kesimpulan: Golongan obat terbanyak diresepkan di Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia adalah golongan CCB. Penyakit komorbid gagal jantung dan stroke serta tekanan darah merupakan faktor yang memengaruhi peresepan obat antihipertensi di RS UII.