<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Dampak Penetrasi Pembiayaan Fintech Lending & Market Power Industri Perbankan Syariah Terhadap Profitabilitas Serta Stabilitas Bank Umum Syariah

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini menggunakan model auto regressive distributed lag (ARDL) untuk menganalisis dampak pembiayaan fintech dan market power BUS terhadap profitabilitas dan stabilitas Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia. Penelitian ini menemukan bahwa pembiayaan fintech yang memanjakan konsumen dapat merebut pangsa pasar BUS dalam jangka pendek, tetapi tidak memiliki dampak signifikan pada profitabilitas BUS dalam jangka panjang karena BUS telah memiliki nasabah yang loyal dan sedang melakukan transformasi digital. Hasil estimasi market power berdasarkan rumusan Indeks Lerner BUS reratanya 0.40. Alhasil indeks lerner BUS lebih besar dari nol. Dengan demikian struktur industri BUS relatif terkosentrasi. Hasil estimasi jangka pendek dan jangka panjang menunjukkan bahwa peningkatan market power BUS berdampak negatif terhadap profitabilitas dengan nilai koefisien yang sangat kecil, mendekati angka nol. Hasil estimasi menunjukkan bahwa peningkatan market power BUS tidak beriringan dengan peningkatan profitabilitas. Hal tersebut terjadi karena BUS dengan market power tinggi menawarkan tingkat imbal balik yang tinggi pula supaya dapat menarik dana pihak ketiga (DPK). Di lain pihak BUS kemudian meningkatkan tingkat ongkos pembiayaan (lending rates) untuk menambal biaya imbal hasil. Konsekuensinya, pihak peminjam menanggung beban ongkos pinjaman yang tinggi sehingga risiko gagal bayar meningkat. Jadi peluang terjadinya gagal bayar meningkat sehingga berdampak negatif terhadap profitabilitas

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By